
Trending

eurusd
Sumber: Newsmaker.id
Euro menguat terhadap dolar AS pada perdagangan awal Eropa, Kamis (27/8). EUR/USD bergerak naik ke sekitar 1,1655, ditopang ekspektasi bahwa European Central Bank masih akan mempertahankan sikap hawkish.
Pasar kini memperkirakan peluang hampir 96% bahwa ECB akan menaikkan suku bunga deposito ke 2,50% pada pertemuan September. Ekspektasi ini muncul setelah ECB sebelumnya sudah memperketat kebijakan pada Juni untuk menahan tekanan inflasi.
Dukungan terhadap euro juga datang dari komentar pejabat ECB Isabel Schnabel. Ia menilai biaya pinjaman masih perlu naik lebih lanjut karena konflik panjang di Timur Tengah dan ekonomi Zona Euro yang lebih kuat dari perkiraan dapat menambah risiko inflasi.
Data ekonomi Zona Euro turut memperkuat sentimen positif terhadap euro. Aktivitas bisnis kawasan tersebut dilaporkan tumbuh pada laju tercepat tahun ini, menandakan ekonomi masih cukup tangguh meski menghadapi tekanan geopolitik dan suku bunga tinggi.
Dari Amerika Serikat, data inflasi pilihan The Fed menunjukkan core PCE bertahan di 3,3%secara tahunan pada Juli, sesuai ekspektasi pasar. Sementara itu, headline PCE naik 3,7% secara tahunan dan secara bulanan meningkat 0,2%, lebih tinggi dari perkiraan 0,1%.
Analisis Newsmaker: EUR/USD masih mendapat dukungan dari ekspektasi hawkish ECB, terutama selama pasar yakin kenaikan suku bunga September hampir pasti terjadi. Namun, ruang kenaikan euro bisa terbatas jika data AS tetap kuat dan pidato Kevin Warsh di Jackson Hole memberi sinyal hawkish. Area 1,1650 menjadi support awal yang perlu dijaga; jika bertahan, EUR/USD berpeluang menguji 1,1700, tetapi jika dolar AS pulih, pasangan ini berisiko kembali terkoreksi. (asd)
Sumber: Newsmaker.id