
Trending

hang-seng
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Hong Kong bergerak menguat pada pembukaan perdagangan Jumat setelah investor merespons positif perkembangan hubungan Amerika Serikat dan China. Indeks Hang Seng dibuka di sekitar level 25.000 poin, dengan pasar mencermati hasil pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping serta dampaknya terhadap arah perdagangan global.
Sentimen pasar mendapat dukungan setelah Washington dan Beijing sepakat menjaga stabilitas hubungan ekonomi melalui perpanjangan gencatan dagang. Investor berharap langkah tersebut dapat mengurangi risiko eskalasi tarif dan membuka peluang kerja sama lebih lanjut dalam bidang perdagangan, investasi, serta teknologi.
Namun, penguatan Hang Seng masih terbatas karena investor tetap berhati-hati terhadap sejumlah risiko global. Sikap hawkish Federal Reserve yang kembali membuka peluang kenaikan suku bunga tambahan masih menjadi tekanan bagi aset berisiko, sementara kenaikan yield obligasi AS meningkatkan perhatian terhadap biaya pendanaan global.
Dari sektor energi, pasar juga memperhatikan pergerakan harga minyak setelah munculnya laporan mengenai kemungkinan kesepakatan bertahap antara Amerika Serikat dan Iran yang dapat membuka kembali Selat Hormuz. Jika ketegangan geopolitik mereda, tekanan inflasi global berpotensi berkurang dan memberikan dukungan bagi pasar saham.
Newsmaker melihat, arah Hang Seng ke depan akan sangat bergantung pada tindak lanjut hubungan AS–China dan kondisi pasar global. Perkembangan positif terkait perdagangan dapat menjadi katalis bagi saham teknologi dan manufaktur Hong Kong, sementara penguatan dolar AS, kebijakan The Fed, serta risiko geopolitik Timur Tengah tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan investor.