
Trending

audusd
Sumber: Newsmaker.id
AUD/USD bergerak stabil dengan perhatian pasar tertuju pada perbedaan kebijakan moneter antara Reserve Bank of Australia (RBA) dan Federal Reserve AS. Dolar Australia masih mendapat dukungan dari ekspektasi bahwa RBA dapat mempertahankan kebijakan ketat seiring tekanan inflasi domestik yang masih menjadi perhatian.
Dari sisi Australia, sentimen terhadap dolar Aussie diperkuat oleh pandangan bahwa inflasi masih membutuhkan perhatian dari bank sentral. Gubernur RBA Michele Bullock menyampaikan bahwa risiko inflasi masih perlu dipantau, terutama akibat tekanan harga energi dan permintaan domestik yang tetap kuat. Kondisi ini membuat pasar melihat peluang kebijakan suku bunga Australia tetap ketat dalam waktu lebih lama.
Namun, pergerakan AUD/USD masih dibatasi oleh kekuatan dolar AS. Data ekonomi Amerika Serikat yang masih solid membuat investor mempertahankan ekspektasi bahwa The Fed dapat menjaga suku bunga tinggi lebih lama. Kenaikan yield obligasi AS dapat memberikan dukungan terhadap dolar dan menjadi tekanan bagi mata uang berisiko seperti dolar Australia.
Selain faktor suku bunga, hubungan dagang AS-China juga menjadi perhatian bagi AUD/USD. Australia memiliki hubungan ekonomi yang kuat dengan China, sehingga perkembangan ekonomi China dan sentimen terhadap sektor komoditas dapat memengaruhi permintaan terhadap dolar Australia.
Dari sisi pasar, AUD/USD kini berada dalam fase menunggu katalis baru. Investor akan memperhatikan data ekonomi AS, arah kebijakan The Fed, serta keputusan RBA berikutnya untuk menentukan apakah dolar Australia mampu melanjutkan penguatan atau kembali mengalami tekanan.(CP)