
Trending

Emas
Sumber: Newsmaker.id
Harga emas bertahan stabil di kisaran US$4.400 per troy ounce selama perdagangan hari Senin (07/09), seiring investor menimbang data tenaga kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan terhadap ketegangan geopolitik yang kembali muncul di sekitar Selat Hormuz. Harga emas spot tetap relatif stabil di kisaran US$4.427 per ounce, sementara harga emas berjangka turun tipis ke sekitar US$4.474.
Laporan tenaga kerja AS terbaru memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga paling cepat pada pertemuan bulan September. Pertumbuhan lapangan kerja yang lebih kuat menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja AS tetap tangguh, sehingga memberikan ruang lebih luas bagi bank sentral untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat.
Ekspektasi kenaikan suku bunga umumnya memberikan tekanan pada emas, karena logam mulia ini tidak menghasilkan bunga atau imbal hasil. Namun, Indeks Dolar AS turun sekitar 0,2% ke level 99,09, yang membantu membatasi tekanan penurunan lebih lanjut pada harga emas.
Sementara itu, ketegangan baru yang melibatkan Iran dan aktivitas pelayaran di sekitar Selat Hormuz terus menopang permintaan terhadap aset *safe-haven*. Kekhawatiran mengenai potensi gangguan pasokan energi juga telah mendorong kenaikan harga minyak, sekaligus memengaruhi prospek inflasi global.
Pergerakan logam mulia lainnya bervariasi. Harga perak naik sekitar 0,2% menjadi US$66,37 per ounce, sedangkan harga platinum turun sekitar 0,5% menjadi US$1.813,77.