
Trending

Emas
Sumber: Newsmaker.id
Harga emas kembali menguat pada perdagangan Selasa (8/9), setelah mengalami tekanan pada sesi sebelumnya. Pada saat penulisan, emas bergerak di kisaran US$4.427–US$4.430 per troy ounce atau naik sekitar 0,5% dari perdagangan sebelumnya. Pelemahan dolar AS memberikan ruang bagi logam mulia untuk melakukan pemulihan di tengah sikap investor yang masih berhati-hati menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat.
Indeks dolar AS turun sekitar 0,4% ke area 98,82, mendekati level terendah dua pekan. Pelemahan greenback membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi relatif lebih murah bagi pemegang mata uang lain, sehingga membantu meningkatkan permintaan terhadap logam mulia. Kendati demikian, pergerakan emas masih memperlihatkan tarik-menarik kuat antara pembeli dan penjual.
Potensi kenaikan emas masih dibatasi oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat kembali menaikkan suku bunga pada pertemuan September. Pasar saat ini memperkirakan peluang sekitar 60% untuk kenaikan sebesar 25 basis poin setelah laporan Non-Farm Payrolls Agustus menunjukkan ekonomi AS menambah 162.000 pekerjaan, jauh melampaui perkiraan. Suku bunga yang lebih tinggi cenderung menjadi tekanan bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil.
Di sisi lain, meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran tetap memberikan dukungan safe haven. Harga Brent bertahan di atas US$97 per barel setelah konflik di kawasan Teluk kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan energi. Namun, kenaikan harga minyak juga membawa risiko inflasi yang lebih tinggi sehingga dapat memperkuat alasan The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat.
Untuk pergerakan berikutnya, perhatian pasar akan tertuju pada data PPI dan CPI AS pekan ini. Apabila inflasi menunjukkan tekanan yang lebih kuat, ekspektasi kenaikan suku bunga berpotensi meningkat dan kembali membatasi emas. Sebaliknya, inflasi yang lebih lunak dapat menekan dolar dan imbal hasil Treasury sekaligus memberikan ruang bagi emas untuk memperpanjang rebound. Untuk saat ini, area US$4.430 menjadi zona yang perlu diperhatikan karena emas sedang mencoba mempertahankan pemulihan setelah tekanan pada awal pekan.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id