
Trending

Global & Ekonomi
Sumber: Newsmaker.id
Data tenaga kerja sektor swasta Amerika Serikat menunjukkan penguatan moderat. ADP Research melaporkan perusahaan swasta menambah rata-rata 12.000 pekerjaan per minggu dalam periode empat pekan yang berakhir 22 Agustus 2026, meningkat dari sekitar 10.000 pada periode sebelumnya. ADP menyebut laju perekrutan mengalami akselerasi secara mingguan.
ADP Weekly Employment Change atau NER Pulse merupakan indikator berfrekuensi tinggi yang menggunakan rata-rata bergerak empat pekan untuk membaca perubahan tenaga kerja swasta AS. Angka tersebut masih bersifat awal dan dapat direvisi ketika data tambahan masuk. Tidak terdapat konsensus pasar resmi untuk rilis kali ini.
Meski meningkat, tren perekrutan masih jauh lebih lambat dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Rata-rata penambahan pekerjaan sempat mencapai 30.750 per minggu pada awal Juni sebelum terus melandai, sehingga kenaikan terbaru ke 12.000 belum sepenuhnya menunjukkan percepatan kuat di pasar tenaga kerja.
Bagi pasar, data tersebut cenderung memberikan dukungan terbatas terhadap dolar AS karena menunjukkan perusahaan masih melakukan penambahan tenaga kerja. Di sisi lain, kondisi pasar kerja yang tetap bertahan dapat mempertahankan ekspektasi kebijakan Federal Reserve yang ketat. Secara teori, hal tersebut dapat menjadi tekanan bagi emas karena peluang suku bunga dan yield yang lebih tinggi meningkatkan opportunity cost memegang aset tanpa imbal hasil.
Namun, respons pasar terhadap ADP Weekly kemungkinan terbatas karena investor saat ini lebih menunggu data inflasi AS. Producer Price Index dan Consumer Price Index akan menjadi indikator yang lebih penting untuk menentukan apakah The Fed memiliki alasan cukup kuat untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan September.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id