
Trending

Global & Ekonomi
Sumber: Newsmaker.id
Aktivitas manufaktur Amerika Serikat melambat pada Agustus 2026, setelah sebelumnya mencatat level tertinggi hampir empat tahun. ISM Manufacturing PMI turun ke 54,6, dari 55,6 pada Juli.
Angka tersebut berada di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan PMI di level 55,2. Meski turun, indeks masih berada di atas level 50, yang menandakan sektor manufaktur AS tetap berada dalam fase ekspansi.
Perlambatan terutama dipicu oleh melemahnya pesanan baru. Indeks new orders turun tajam ke 53,7, dari 56,7 pada bulan sebelumnya, menunjukkan permintaan manufaktur mulai kehilangan momentum.
Sementara itu, pertumbuhan produksi relatif stabil. Indeks produksi berada di 58,3, sedikit turun dari 58,5 pada Juli, menandakan aktivitas pabrik masih cukup kuat meski laju ekspansi mulai menahan laju.
Dari sisi tenaga kerja, indeks employment turun ke 51,2, dari 52,8 sebelumnya. Penurunan ini mengindikasikan penciptaan lapangan kerja di sektor manufaktur masih berlanjut, tetapi dengan kecepatan yang lebih lambat.
Analisis Newsmaker: Data ISM Manufacturing yang turun di bawah ekspektasi memberi sinyal ekonomi AS masih tumbuh, tetapi mulai kehilangan tenaga. Bagi market, data ini bisa sedikit menekan dolar AS jika investor membaca perlambatan pesanan baru dan tenaga kerja sebagai alasan The Fed untuk lebih berhati-hati. Namun, karena PMI masih ekspansif dan produksi tetap kuat, dampaknya belum cukup besar untuk langsung mengubah ekspektasi suku bunga secara agresif. (asd)
Sumber: Newsmaker.id