
Trending

Global & Ekonomi
Sumber: Newsmaker.id
Tingkat pengangguran Amerika Serikat bertahan di level 4,1% pada Agustus 2026, sesuai dengan ekspektasi pasar dan tidak berubah dari bulan sebelumnya. Data tersebut memperkuat gambaran bahwa kondisi pasar tenaga kerja AS masih relatif stabil, terutama setelah Nonfarm Payrolls pada periode yang sama melonjak jauh di atas perkiraan
Jumlah pengangguran meningkat sekitar 115.000 menjadi 7,03 juta orang. Namun, total jumlah penduduk yang bekerja justru melonjak sekitar 569.000 menjadi 162,75 juta. Pada saat yang sama, angkatan kerja bertambah sekitar 683.000 menjadi 169,78 juta, menunjukkan lebih banyak masyarakat kembali masuk ke pasar tenaga kerja.
Peningkatan jumlah angkatan kerja turut mendorong tingkat partisipasi tenaga kerja naik menjadi 61,6% dari 61,4% pada Juli, yang sebelumnya merupakan level terendah dalam lima tahun. Rasio employment-to-population juga naik tipis menjadi 59,1%, memberikan sinyal tambahan bahwa aktivitas pasar tenaga kerja mengalami perbaikan.
Sinyal positif juga terlihat dari tingkat pengangguran U-6, yang mencakup pekerja setengah menganggur dan mereka yang berhenti mencari pekerjaan. Indikator tersebut turun menjadi 7,7% dari 7,9% sebelumnya. Penurunan U-6 menunjukkan adanya perbaikan pada kondisi pasar tenaga kerja secara lebih luas, meskipun jumlah pengangguran utama masih meningkat.
Jika dikombinasikan dengan NFP Agustus yang mencapai 162.000 pekerjaan, jauh di atas ekspektasi 56.000, laporan tenaga kerja kali ini cenderung memberikan sinyal hawkish bagi Federal Reserve. Pasar berpotensi kembali meningkatkan ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama atau kenaikan suku bunga, terutama jika data pertumbuhan upah juga menunjukkan tekanan kuat. Kondisi tersebut secara umum positif bagi Dolar AS dan yield Treasury, tetapi dapat menjadi tekanan bagi harga emas.(yds)
Sumber: Newsmaker.id