Nikkei Naik ke Level Tertinggi Sebulan, Saham Teknologi Jadi Penopang
Indeks Nikkei 225 ditutup menguat sekitar 0,7% pada perdagangan Senin dan mencapai level tertinggi dalam satu bulan. Kenaikan pasar saham Jepang ditopang oleh penguatan sektor real estat, perbankan, dan tekstil, sementara jumlah saham yang naik sedikit lebih banyak dibandingkan saham yang melemah.
Kioxia Holdings menjadi salah satu saham dengan kenaikan terbesar setelah melonjak sekitar 15%. Mitsui Mining and Smelting juga menguat lebih dari 7%, sementara Fujikura naik sekitar 7,3%. Penguatan saham-saham tersebut membantu menjaga momentum positif Nikkei hingga penutupan.
Di sisi lain, beberapa saham besar mengalami tekanan cukup dalam. Trend Micro turun lebih dari 8%, NEC melemah sekitar 7,4%, dan Dentsu kehilangan lebih dari 7%. Meski demikian, tekanan dari saham-saham tersebut belum cukup untuk membalikkan arah indeks secara keseluruhan.
Sentimen pasar juga mendapat dukungan dari penguatan yen. USD/JPY turun ke sekitar 158,97, sementara volatilitas Nikkei ikut mereda. Di pasar komoditas, emas berjangka menguat ke sekitar US$4.459 per troy ons, sedangkan Brent bergerak di sekitar US$88,42 per barel dan WTI turun ke kisaran US$81,07.
Analisis Newsmaker: Penguatan Nikkei menunjukkan minat terhadap saham Jepang masih terjaga meski yen mulai menguat dan sebagian saham teknologi mengalami koreksi. Selama aliran dana ke sektor perbankan, properti, dan saham berorientasi teknologi tetap kuat, indeks masih memiliki ruang mempertahankan tren naik. Namun, penguatan yen yang terlalu cepat dapat kembali menjadi tekanan bagi saham eksportir Jepang.(asd)
Sumber: Newsmaker.id