• Thu, Jun 25, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

25 June 2026 14:16  |

Nikkei Melonjak ke Rekor Baru

Bursa saham Jepang ditutup menguat tajam pada perdagangan Kamis, didorong kenaikan sektor real estat, perbankan, dan tekstil. Indeks Nikkei 225 melonjak 4,69% dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di akhir perdagangan Tokyo. Penguatan ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap saham Jepang kembali meningkat, terutama setelah sentimen teknologi global mulai pulih.

Saham-saham terkait semikonduktor menjadi pendorong utama penguatan indeks. Advantest melesat 15,06% ke level 35.900, sekaligus menyentuh rekor tertinggi baru. Kioxia Holdings juga naik 12,27% ke 103.850, sementara Taiyo Yuden menguat 11,20% ke 18.820. Kenaikan saham-saham ini sejalan dengan pulihnya optimisme terhadap permintaan chip dan infrastruktur kecerdasan buatan setelah sebelumnya sektor teknologi global sempat mengalami tekanan.

Meski indeks utama menguat tajam, tidak semua saham bergerak positif. Sharp menjadi salah satu pemberat terbesar setelah turun 9,69% ke 601. MS&AD Insurance Group melemah 4,45%, sementara Kawasaki Heavy Industries turun 3,87%. Namun, secara keseluruhan, saham yang naik masih jauh lebih banyak dibandingkan yang turun di Bursa Efek Tokyo, dengan 2.260 saham menguat, 1.248 melemah, dan 262 tidak berubah.

Volatilitas pasar Jepang juga meningkat. Nikkei Volatility naik 26,64% ke level 39,69, tertinggi dalam satu bulan. Kenaikan volatilitas ini menunjukkan bahwa meskipun pasar sedang reli, investor tetap mewaspadai pergerakan tajam, terutama karena saham teknologi dan chip masih sangat sensitif terhadap sentimen global, laporan keuangan emiten, serta arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat.

Dari pasar komoditas, harga minyak ikut melemah. WTI untuk pengiriman Agustus turun ke sekitar US$69,59 per barel, sementara Brent melemah ke sekitar US$73 per barel. Penurunan harga minyak membantu meredakan kekhawatiran inflasi global, sehingga memberi dukungan tambahan bagi pasar saham. Namun, emas berjangka juga melemah ke sekitar US$3.996 per troy ounce karena dolar AS masih berada di level tinggi.

Di pasar valuta asing, USD/JPY bergerak naik tipis ke sekitar 161,86, sementara EUR/JPY berada di sekitar 183,86. Yen yang masih lemah turut memberi sentimen positif bagi saham eksportir Jepang karena dapat meningkatkan daya saing produk Jepang di pasar global. Ke depan, investor akan mencermati apakah reli Nikkei bisa berlanjut atau mulai terkonsolidasi setelah kenaikan tajam menuju rekor baru.(Asd)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

JAPAN

Saham Jepang Naik karena Perintah Eksekutif Menimbulkan Kekh...

Saham Jepang naik karena indeks Topix menuju kenaikan enam hari berturut-turut setelah Presiden AS Donald Trump menandatangan...

30 April 2025 07:51
JAPAN

Pasar Jepang Meroket! Nikkei Kembali ke Puncak

Indeks Nikkei 225 naik 0,9% hingga ditutup pada level 38.885 pada hari Rabu, mencapai level tertinggi dalam empat bulan karen...

18 June 2025 14:18
JAPAN

Saham Jepang Menguat Seiring Reli Saham Produsen Robot dan T...

Indeks Nikkei 225 melonjak 2,33% dan ditutup pada level 51.028, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 1,92% menjadi 3.3...

4 December 2025 14:29
JAPAN

Saham Jepang Menguat Pada Penutupan Perdagangan Naik 0,10%

Saham Jepang menguat setelah penutupan pada hari Senin (17/2), karena kenaikan di sektor Gas & Air, Tenaga Listrik, dan R...

17 February 2025 14:28
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai