Nikkei Mendadak Loyo, Ada Apa dengan Jepang?
Pasar saham Jepang melemah, dengan indeks Nikkei turun 1,3% ke level 50.378,09. Tekanan ini muncul karena kekhawatiran bahwa Bank of Japan (BOJ) bisa segera menaikkan suku bunga, ditambah data pasar tenaga kerja AS yang masih kuat. Sentimen ini membuat investor lebih berhati-hati dan cenderung mengurangi posisi di aset berisiko.
Saham-saham sektor elektronik dan ritel menjadi yang paling banyak dijual. Renesas Electronics jatuh 4,3%, sementara Aeon Co. turun 2,4%, mencerminkan kekhawatiran bahwa biaya pinjaman yang lebih tinggi bisa menekan konsumsi dan investasi. Di pasar valuta asing, USD/JPY bergerak di 155,16, sedikit melemah dari posisi 155,37 pada penutupan pasar Tokyo hari Kamis, menandakan adanya pergeseran kecil sentimen ke yen.
Investor kini fokus memantau data ekonomi Jepang dan langkah-langkah kebijakan dari Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Setiap sinyal baru dari pemerintah atau BOJ soal arah suku bunga bisa memicu pergerakan tajam berikutnya di pasar saham Jepang, sehingga pelaku pasar memilih tetap waspada sambil menunggu kejelasan lebih lanjut. (az)
Sumber: Newsmaker.id