Saham Hong-Kong Tergelincir
Saham Hong Kong melemah pada Rabu (13/5), dengan Hang Seng Index turun 80 poin atau 0,3% ke 26.270, saat investor menimbang tekanan inflasi AS dan eskalasi risiko geopolitik terhadap optimisme menjelang pertemuan Trump-Xi.
Sentimen tetap hati-hati setelah Presiden AS Donald Trump memberi sinyal sikap lebih keras terhadap Iran menyusul kritik atas gencatan senjata. Ketegangan Timur Tengah yang belum mereda terus membebani pasar global, terutama karena ketidakpastian jalur energi dan risiko headline-driven volatility.
Di komoditas, harga minyak bertahan tinggi setelah lonjakan tajam, seiring konflik berkepanjangan mengganggu arus pengiriman melalui Selat Hormuz. Kondisi ini kembali memunculkan kekhawatiran tekanan inflasi baru, yang berpotensi menahan ruang pelonggaran kebijakan dan menekan aset berisiko.
Di bursa, saham teknologi China ikut jadi sorotan karena investor menuntut kejelasan imbal hasil dari belanja AI menjelang musim laporan keuangan. Sejumlah saham melemah, termasuk Tencent (-0,4%), SMIC (-3,0%), dan Techtronic (-2,9%), sementara AIA (+1,2%) dan Pop Mart (+2,0%) menguat.(asd)
Sumber: Newsmaker.id