Isu Iran dan Wacana Sanksi Minyak Rusia Jadi Fokus, Saham Hong Kong Hijau
Saham Hong Kong menguat pada perdagangan Selasa pagi, dengan indeks naik 377 poin atau 1,5% ke 25.789, pulih dari penurunan sesi sebelumnya saat hampir seluruh sektor ikut menopang kenaikan. Sentimen membaik setelah reli Wall Street semalam dan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengindikasikan perang melawan Iran bisa mendekati akhir, ditambah laporan mengenai peluang pelonggaran sanksi minyak terhadap Rusia. Namun, penurunan futures AS membatasi ruang penguatan karena ketegangan geopolitik belum sepenuhnya mereda, termasuk pernyataan militer Iran yang kembali mengancam serangan rudal lanjutan.
Di China, pasar saham bergerak naik tipis setelah koreksi pada Senin, sementara pelaku pasar menunggu rilis data perdagangan gabungan Januari–Februari yang diperkirakan menunjukkan ekspor dan impor lebih kuat menyusul surplus rekor tahun lalu. Di sisi makro, inflasi konsumen melonjak ke level tertinggi tiga tahun pada Februari didorong belanja Tahun Baru Imlek, sementara deflasi harga produsen menunjukkan tanda mereda. Di papan saham, penguatan dipimpin antara lain oleh Minimax Group (+10,1%), H World Group (+4,7%), Cathay Pacific (+4,3%), Tencent (+2,9%), dan SMIC (+2,6%). (asd)
Suber: Newsmaker.id