• Wed, Mar 11, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

22 July 2025 07:29  |

Wall Street Menguat, Asia Ikut Optimis

Saham Asia dibuka menguat pada Selasa pagi setelah Wall Street mencetak rekor baru, dipimpin oleh lonjakan indeks S&P 500 yang untuk pertama kalinya menembus level 6.300. Optimisme menjelang musim laporan keuangan yang padat, termasuk dari raksasa teknologi seperti Tesla dan Alphabet, menjadi pendorong utama reli pasar. Indeks saham regional MSCI Asia Pasifik naik 0,3%, mencerminkan sentimen positif dari pasar global.

Di Jepang, indeks saham naik sekitar 1% setelah pasar kembali dibuka pasca libur nasional. Pernyataan Perdana Menteri Shigeru Ishiba bahwa ia akan tetap menjabat meski koalisi pemerintah kehilangan mayoritas di majelis tinggi memberikan sedikit stabilitas politik. Analis mencatat bahwa kekhawatiran terhadap pengeluaran fiskal ekstrem mulai mereda setelah pemilu, yang berpotensi mendukung pasar saham ke depan. Namun, ketidakpastian politik pasca hasil pemilu tetap menjadi faktor yang membatasi reli lebih lanjut.

Sementara itu, pasar global juga memantau arah kebijakan tarif AS menjelang tenggat waktu 1 Agustus. Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan mengeluarkan lebih banyak surat tarif secara sepihak dalam beberapa hari ke depan, menurut Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt. Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. dijadwalkan bertemu dengan Trump di Washington untuk mendorong kesepakatan perdagangan baru, memperlihatkan pentingnya diplomasi menjelang batas waktu kebijakan tarif tersebut.

Musim laporan keuangan kuartal kedua di AS telah dimulai dengan hasil yang kuat, terutama dari sektor konsumen. Meski valuasi pasar seperti S&P 500 sudah cukup tinggi—diperdagangkan 22 kali dari estimasi laba 12 bulan ke depan—banyak analis seperti dari UBS tetap optimis terhadap pasar bullish jangka menengah. Namun, para pengamat memperingatkan bahwa volatilitas yang rendah dan ketenangan pasar bisa berubah menjadi rasa puas diri yang berisiko. Para investor saat ini disarankan untuk tetap waspada, namun memanfaatkan koreksi pasar sebagai peluang masuk.

Sumber : Newsmaker.id

Related News

MARKET UPDATE

Saham Asia Turun, Fokus pada Korea dan Timur Tengah

Saham Asia mengawali minggu ini dengan nada lemah, karena investor bergulat dengan pergolakan politik Korea Selatan dan menun...

9 December 2024 07:43
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun karena Batas Waktu Tarif Trump Mendekat

Saham Asia merosot saat pembukaan karena Gedung Putih terus maju dengan tarif besar-besaran pada mitra dagang termasuk pungut...

9 April 2025 07:25
MARKET UPDATE

Bursa Saham Asia Berfluktuasi karena Petunjuk tentang Kering...

Bursa saham tetap bergejolak di Asia setelah Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengisyaratkan pemerintahan Trump akan men...

5 March 2025 07:32
MARKET UPDATE

Saham Asia dalam Kisaran yang Sempit, Yen Melewati Level Kun...

Saham Asia diperdagangkan dalam kisaran sempit setelah saham AS jatuh dari rekor tertinggi karena perkiraan mengecewakan dari...

21 February 2025 07:43
BIAS23.com NM23 Ai