Bursa Asia Menguat, Saham AI Kembali Panas
Bursa saham Asia menguat untuk hari Rabu (22/07), didorong kepercayaan saham teknologi dan semikonduktor. MSCI Asia Pacific naik 0,8%, sementara indeks Kospi Korea Selatan melonjak lebih dari 5% karena kembali kuatnya minat investor terhadap saham-saham yang terkait dengan kecerdasan buatan atau AI.
Sentimen positif datang dari Wall Street, terutama setelah Nasdaq 100 mencatatkan kinerja terbaik dalam tiga pekan. Saham chip kembali diminati setelah Nvidia menyatakan desain chip terbarunya sudah mulai sampai ke pelanggan, sementara Taiwan Semiconductor Manufacturing Company juga mendapat perhatian setelah dikabarkan akan menaikkan harga hingga 10%.
Meski saham teknologi menguat, pasar masih membayangkan kenaikan harga minyak akibat eskalasi konflik AS-Iran. Brent naik ke sekitar US$91,52 per barel setelah Presiden AS Donald Trump mengurangi peluang pembicaraan cepat dengan Iran. Kenaikan minyak ini kembali memicu kekhawatiran inflasi dan mendorong imbal hasil Treasury AS ke level tertinggi dalam sekitar dua bulan.
Di pasar mata uang, yen Jepang melemah melewati 163 per dolar AS untuk pertama kalinya sejak 1986, sehingga meningkatkan spekulasi intervensi dari otoritas Jepang. Sementara itu, emas dan perak ikut menguat karena aksi beli saat harga turun. Fokus investor kini beralih ke laporan keuangan Alphabet, Tesla, dan Intel untuk melihat apakah belanja besar di sektor AI masih mampu menopang ketergantungan saham teknologi. (asd)
Sumber : Newsmaker.id