Wall Street Menguat, Saham Chip Melonjak
Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Selasa (21/7), ditopang reli saham semikonduktor. S&P 500 naik 0,9%, Nasdaq 100 menguat 1,9%, sementara Dow Jones bertambah 385 poin.
Penguatan sektor chip menjadi motor utama kenaikan pasar. Saham semikonduktor melanjutkan rebound dari tekanan pekan lalu setelah data ekspor kuat dari Taiwan dan Korea Selatan kembali meningkatkan optimisme terhadap prospek industri tersebut.
Nvidia naik 2% setelah menyatakan desain chip terbarunya mulai sampai ke pelanggan. Intel melonjak 8,6% setelah mengumumkan rencana pemangkasan pekerjaan, sementara Micron melesat 12,2%, Sandisk naik 14,3%, dan AMD menguat 8,1%.
Reli sektor chip terjadi menjelang laporan keuangan Alphabet pada Rabu. Investor menunggu sinyal baru terkait permintaan infrastruktur AI dari perusahaan-perusahaan besar atau hyperscaler, yang selama ini menjadi pendorong utama belanja teknologi.
Di luar sektor teknologi, pasar relatif stabil meski konflik AS-Iran kembali meningkat dan harga minyak naik. Namun, yield Treasury yang masih tinggi membatasi penguatan saham keuangan karena pasar tetap mencermati risiko inflasi dan arah suku bunga.
Dampaknya ke market, rebound saham chip dapat menjaga momentum positif Nasdaq dan S&P 500 dalam jangka pendek. Namun, pasar masih sangat bergantung pada laporan keuangan emiten teknologi besar dan perkembangan konflik Timur Tengah. Jika harga minyak terus naik dan yield tetap tinggi, reli saham berisiko kembali tertahan.(yds)
Sumber: Newsmaker.id