Saham Eropa Bergerak Terbatas, Koreksi Teknologi Tekan Sentimen
Bursa saham Eropa bergerak terbatas pada perdagangan Selasa (7/07), setelah sebelumnya mencatat pelemahan tipis yang membuat indeks utama sedikit berada di bawah level rekor. Indeks STOXX 50 dan STOXX 600 terpantau relatif datar karena investor masih berhati-hati dalam menilai arah pasar.
Dari sisi market analis, tekanan utama datang dari sektor teknologi. Sentimen negatif terbawa dari sesi Asia setelah proyeksi kinerja Samsung Electronics yang kuat justru membuat investor kembali menilai valuasi tinggi pada reli berbasis kecerdasan buatan atau AI. Samsung memperkirakan laba operasional periode April–Juni mencapai 89,4 triliun won, melonjak 19 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Saham teknologi Eropa ikut tertekan. ASML Holding turun 3,9%, Infineon Technologies melemah 3,5%, dan STMicroelectronics terkoreksi 3,3%. Sementara itu, Siemens Energy anjlok 6% setelah Barclays menurunkan rekomendasi saham tersebut menjadi “underweight” dari sebelumnya “equal weight”.
Meski sektor teknologi melemah, tekanan pasar berhasil ditahan oleh kenaikan saham konsumer, kebutuhan pokok, dan energi. Beberapa saham yang menjadi penopang antara lain Shell naik 2,3%, LVMH menguat 1,4%, L’Oreal bertambah 2,1%, TotalEnergies naik 1,0%, dan Hermes menguat 1,5%. (asd)
Sumber: Newsmaker.id