Bursa Eropa Mixed, GDP Zona Euro Mendadak Kontraksi
Bursa saham Eropa ditutup bervariasi pada Jumat (5/6), dengan Stoxx Europe 600 turun 0,2% dan DAX Jerman melemah 0,6%. FTSE 100 Inggris justru naik 0,2%, sementara CAC Prancis turun 0,3% dan Swiss Market Index menguat 0,3%, mencerminkan pasar yang selektif di tengah data ekonomi yang melemah dan berita korporasi yang ramai.
Dari sisi makro, Eurostat memperkirakan ekonomi zona euro turun 0,2% QoQ pada kuartal I, sementara Uni Eropa turun 0,1% QoQ. Ini berbalik dari kuartal IV 2025 yang sama-sama masih tumbuh 0,2%, memperkuat sinyal bahwa momentum pertumbuhan Eropa kembali rapuh. Denmark mencatat pertumbuhan tertinggi (+1,9%), sedangkan kontraksi terdalam terjadi di Irlandia (-12,1%).
Di Inggris, Competition and Markets Authority (CMA) membuka investigasi terhadap Microsoft untuk menilai apakah perusahaan perlu ditetapkan memiliki Strategic Market Status dalam ekosistem perangkat lunak bisnis di bawah rezim pasar digital. Regulator akan menilai posisi pasar Microsoft dan menggelar riset pelanggan untuk memahami pola pembelian, alternatif, serta kemudahan berpindah vendor—faktor yang dapat memengaruhi kompetisi dan pricing di segmen software.
Pada berita korporasi, HSBC terseret isu hukum setelah unit private banking di Swiss disebut terlibat dalam dugaan membantu mantan gubernur bank sentral Lebanon, Riad Salameh, menggelapkan US$330 juta. Laporan media menyebut bank tersebut didakwa terkait pencucian uang dan konspirasi, sementara HSBC menyatakan tidak berkomentar namun tetap bekerja sama dalam investigasi. Saham HSBC turun 0,2% di London.
Sementara itu, BP naik 0,2% setelah menyepakati penyertaan £10 juta dalam convertible loan notes dan memperoleh hak pemasaran minyak eksklusif dalam perjanjian baru, dengan tenor 4 tahun dan bunga SONIA harian majemuk plus 3% per tahun. Di sektor energi lain, Eni mengumumkan telah menandatangani lisensi eksplorasi dan produksi lepas pantai dengan pemerintah Gambia, menandai masuknya perusahaan ke negara tersebut. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id