S&P 500 dan Nasdaq Turun dan Imbal Hasil Obligasi Naik Pasca Laporan Tenaga Kerja
Pasar saham Amerika Serikat turun pada Jumat (5/6), di tengah aksi jual pada saham sektor chip dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah setelah laporan tenaga kerja bulan Mei yang jauh lebih kuat dari perkiraan.
Indeks S&P 500 turun 1%, sedangkan Nasdaq Composite yang berbasis teknologi merosot 1,6%. Dow Jones Industrial Average melemah 151 poin atau 0,3%. Saham Broadcom anjlok sekitar 3% setelah sebelumnya jatuh lebih dari 12% pada Kamis. Marvell Technology turun lebih dari 8%, dan Micron Technology melemah 6%.
Kinerja saham ini terdorong oleh laporan Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) yang menunjukkan bahwa nonfarm payroll meningkat 172.000 pekerjaan pada Mei, jauh di atas perkiraan ekonom yang memprediksi 80.000 pekerjaan. Tingkat pengangguran tetap stabil di 4,3%, sesuai ekspektasi.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS bergerak naik pasca laporan tersebut, seiring meningkatnya ekspektasi bahwa The Federal Reserve bisa menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun. Imbal hasil obligasi 10-tahun melampaui 4,5%, sementara imbal hasil 30-tahun menembus 5%, menurut data dari CME FedWatch Tool.
Pergerakan ini mencerminkan kombinasi kekhawatiran investor terhadap inflasi yang tinggi dan ketidakpastian di sektor teknologi, terutama saham-saham chip yang sensitif terhadap kenaikan suku bunga.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id