• Sat, Apr 18, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

26 March 2026 19:55  |

Yen Melemah Lagi, USD/JPY Ditopang Dolar dan Kekhawatiran Energi

USD/JPY bergerak menguat dan bertahan di sekitar 159,50 pada perdagangan Kamis, seiring dolar AS tetap mendapat dukungan dari sentimen hati-hati di pasar global. Penguatan pasangan ini terjadi ketika pelaku pasar kembali mengalihkan perhatian ke risiko geopolitik di Timur Tengah, yang mendorong permintaan terhadap dolar sekaligus menahan pemulihan yen Jepang.

Tekanan pada yen muncul karena pasar menilai mata uang Jepang kali ini tidak sepenuhnya berfungsi sebagai aset lindung nilai seperti biasanya. Reuters mencatat bahwa lonjakan harga energi dan perubahan struktur aliran perdagangan membuat yen lebih rentan ketika minyak naik tajam. Kondisi ini membuat dolar lebih diuntungkan, apalagi saat pasar juga menyesuaikan ekspektasi suku bunga AS di tengah naiknya inflasi energi dan yield obligasi.

Dari sisi fundamental, arah USD/JPY saat ini banyak dipengaruhi kombinasi tiga faktor: penguatan dolar karena permintaan safe haven, kenaikan yield AS akibat pasar yang makin ragu terhadap pemangkasan suku bunga Fed, dan tekanan tambahan pada yen dari mahalnya harga minyak. Bahkan Reuters melaporkan otoritas Jepang mulai membahas langkah-langkah tidak biasa untuk menopang yen, termasuk fokus ke pasar energi, yang menunjukkan besarnya kekhawatiran terhadap pelemahan mata uang tersebut.

Untuk jangka pendek, pasar perlu memperhatikan apakah USD/JPY mampu bertahan di area tinggi ini atau justru memicu kekhawatiran intervensi dari Jepang. Selain itu, perkembangan konflik Iran, pergerakan harga minyak, dan komentar pejabat Fed akan sangat menentukan arah berikutnya. Selama dolar tetap kuat dan yen belum mendapat dukungan baru yang solid, USD/JPY cenderung masih diperdagangkan dengan bias naik, meski pergerakannya bisa tetap sensitif terhadap headline geopolitik dan potensi tindakan verbal dari Tokyo.

Penyebab:

1. Dolar AS masih diburu karena pasar global tetap hati-hati menghadapi ketidakpastian konflik Iran.

2. Yield AS tetap tinggi karena pasar mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed tahun ini.

3. Yen tertekan oleh lonjakan harga energi dan memudarnya status safe haven-nya.

Hal yang harus diperhatikan:

1. Area 159,50 dan sekitarnya, karena itu jadi level penting jangka pendek untuk USD/JPY.

2. Risiko intervensi atau komentar keras dari otoritas Jepang jika yen terus melemah.

3. Arah harga minyak, yield Treasury, dan pidato pejabat Fed, karena tiga faktor itu bisa langsung menggerakkan pasangan ini.(CP)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

USD/JPY

GDP Jepang Mengecewakan, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga BoJ ...

Pasangan USD/JPY mengawali pekan dengan penguatan dan kembali menembus level 153,00 pada sesi Asia, memutus tren pelemahan li...

16 February 2026 08:21
USD/JPY

Yen Jepang Bertahan di Dekat Level Tertinggi 6 Bulan

Yen Jepang menguat ke level 142,5 per dolar pada hari Senin (14/4), mendekati level tertingginya dalam lebih dari enam bulan,...

14 April 2025 11:23
USD/JPY

Yen Jepang Tetap Kuat Di Tengah Ekspektasi Boj Yang Agresif

Yen Jepang (JPY) tetap menguat terhadap mata uang Amerika untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Senin (02/06) dan tampak...

2 June 2025 09:54
USD/JPY

Yen Jepang Menguat Setelah Pemilihan Majelis Tinggi

Yen Jepang menguat mendekati 148 per dolar pada hari Senin, memulihkan sebagian kerugian minggu lalu setelah koalisi yang ber...

21 July 2025 07:57
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai