• Thu, Apr 23, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

30 August 2025 03:29  |

Dolar Melemah dengan Ekspektasi Cut Rate Fed, Menuju Penurunan Bulanan

Dolar melemah terhadap euro dan franc Swiss pada Jumat (29/8), dan berada di jalur penurunan sekitar 2% pada Agustus terhadap sekeranjang mata uang, seiring pelaku pasar bersiap untuk pemangkasan suku bunga Federal Reserve bulan depan.

Dolar yang semula menguat setelah data inflasi AS sesuai perkiraan akhirnya kehilangan gain, gagal memutus rangkaian pelemahan tiga hari.

Departemen Perdagangan AS melaporkan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) naik 0,2% pada bulan lalu setelah kenaikan 0,3% pada Juni (tak direvisi). Data tersebut menjaga The Fed di jalur pemangkasan suku bunga yang sudah banyak diperkirakan pada rapat 16–17 September. Alat FedWatch CME menunjukkan pasar uang kini menilai peluang pelonggaran sebesar 87%, naik dari 63% sebulan lalu. Indeks Dolar AS turun 0,09% ke 97,803 pada perdagangan sore.

“Pasar valas tetap bergerak dalam rentang karena investor menunggu laporan pasar tenaga kerja AS pada 5 September,” ujar Dan Tobon, kepala strategi FX G10 di Citi. Sentimen konsumen yang lemah masih membayangi pasar yang cemas, dengan rebalancing dan lindung nilai portofolio di akhir bulan setelah saham AS reli sepanjang Agustus, tambah Uto Shinohara dari Mesirow Currency Management.

Di zona euro, ekspektasi inflasi konsumen Juli tetap stabil di sekitar atau di atas target 2% ECB. Data Jumat juga menunjukkan inflasi Prancis sedikit di bawah perkiraan pada Agustus, sementara inflasi Spanyol yang diselaraskan UE stabil di 2,7%. Euro naik 0,11% ke $1,1696 dan sterling datar di $1,3502—keduanya lebih dari 2% lebih tinggi sepanjang bulan.

Terhadap yen, dolar naik tipis 0,02% ke 146,985 tetapi turun 2,5% dalam sebulan. Terhadap franc Swiss, dolar melemah 0,26% ke 0,7997 dan turun 1,3% secara bulanan. Di mata uang lain, dolar Selandia Baru menguat tipis setelah Ketua RBNZ Neil Quigley mengundurkan diri terkait dampak penanganan mundurnya gubernur bank sentral awal tahun ini.(yds)

Sumber: Reuters

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
US DOLLAR

Dolar Mengakhiri Penurunan Tiga Hari Jelang Data Penggajian ...

Dolar menguat setelah tiga hari melemah karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS untuk mengukur prospek pelonggaran ke...

7 February 2025 13:14
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai