Bitcoin Dekat Level Kunci, Breakout atau Balik Arah?
Bitcoin bergerak stabil di sekitar US$65.598 pada hari Kamis (23/7), masih dekat area tertinggi lima pekan setelah sempat rebound dari tekanan sebelumnya. Dalam perdagangan harian, BTC bergerak di kisaran US$65.336–US$66.313, menunjukkan pasar masih mencoba mempertahankan momentum pemulihan.
Sentimen utama datang dari perkembangan CLARITY Act, rancangan aturan struktur pasar kripto di Amerika Serikat. Draft terbaru disebut memasukkan perlindungan untuk pengembang blockchain serta aturan etik terkait konflik kepentingan pejabat pemerintah, dengan ketentuan tertentu yang memiliki batas waktu hingga 2029.
Namun, pembahasan regulasi ini masih belum sepenuhnya mulus. Isu etik dan konflik kepentingan pejabat publik masih menjadi perdebatan politik di Washington, sehingga investor kripto tetap menunggu kepastian sebelum mengambil posisi lebih agresif.
Dari sisi fundamental, Bitcoin masih mendapat dukungan dari arus dana ke ETF spot. Barron’s melaporkan ETF Bitcoin kembali mencatat inflow sekitar US$203,2 juta pada hari sebelumnya, meski pemulihan secara keseluruhan masih belum sepenuhnya menutup tekanan besar pada Mei dan Juni.
Di sisi lain, ketegangan Timur Tengah masih menahan minat investor terhadap aset berisiko. Harga minyak yang melonjak akibat konflik AS-Iran dan gangguan jalur energi dapat memicu kekhawatiran inflasi, sehingga pasar kembali berhati-hati terhadap peluang suku bunga tinggi lebih lama.
Altcoin bergerak campuran dan belum sepenuhnya kuat. Ethereum berada di sekitar US$1.624,95, XRP di US$1,059, Solana di US$77,97, Cardano di US$0,1738, BNB di US$570,82, dan Dogecoin di US$0,0724.
Dampaknya ke market, Bitcoin masih berpeluang bertahan positif selama mampu menjaga area US$65.000 dan inflow ETF tetap masuk. Namun, jika konflik Timur Tengah membuat minyak terus naik dan ekspektasi suku bunga tinggi kembali menguat, aset spekulatif seperti kripto bisa kembali tertekan. Resistance terdekat BTC ada di area US$66.300–US$68.000, sementara support penting masih berada di sekitar US$65.000. (arl)
Sumber : Newsmaker.id