• Mon, Aug 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

17 August 2026 16:19  |

Dolar Turun, Jackson Hole Jadi Ujian Berikutnya

Dolar AS melemah ke level terendah dalam lebih dari dua bulan pada perdagangan Senin (17/8) setelah pasar kembali memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Rangkaian data ekonomi AS yang lebih lunak membuat investor semakin menilai The Fed tidak perlu terburu-buru melakukan pengetatan tambahan.

Indeks dolar turun ke level terendah sejak awal Juni. Sebaliknya, euro menguat sekitar 0,3% ke kisaran US$1,1614 dan menyentuh level tertinggi dua bulan. Yen Jepang juga menguat sekitar 0,2% ke area 159,04 per dolar meskipun pertumbuhan ekonomi Jepang kuartal kedua lebih lemah dari perkiraan.

Pelemahan dolar semakin kuat setelah Retail Sales AS secara mengejutkan turun dan data inflasi menunjukkan tekanan harga yang relatif terkendali. Pasar kini hanya memperkirakan peluang sekitar 30,8% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada September, turun tajam dari sekitar 52,2% pada pekan sebelumnya.

Perhatian pasar selanjutnya tertuju pada simposium Jackson Hole The Fed pekan depan. Investor akan mencari petunjuk mengenai bagaimana pembuat kebijakan melihat kombinasi inflasi yang melandai, konsumsi yang melemah, serta kondisi pasar tenaga kerja yang mulai kehilangan momentum.

Yen juga mendapat dukungan dari perhatian terhadap kebijakan Bank of Japan dan kemungkinan kenaikan suku bunga berikutnya. Sementara itu, dolar melemah terhadap yuan offshore ke sekitar 6,7372, mendekati posisi terlemah sejak 2023, meskipun data China menunjukkan pertumbuhan produksi industri dan Retail Sales Juli lebih lemah dari perkiraan.

Analisis Newsmaker: Pelemahan dolar saat ini terutama didorong perubahan ekspektasi kebijakan The Fed. Selama peluang Fed hike terus menurun, euro, yen dan mata uang utama lainnya masih memiliki ruang untuk mempertahankan penguatan. Namun, arah berikutnya akan sangat sensitif terhadap pernyataan The Fed di Jackson Hole, data ekonomi AS terbaru, serta perkembangan geopolitik Timur Tengah. (arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai