• Mon, Jun 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

15 June 2026 16:38  |

Dolar Melemah, Deal AS–Iran Picu Unwinding Long USD

Dolar AS melemah terhadap seluruh mata uang G-10 pada hari Senin (15/6) setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan sementara untuk membuka kembali Selat Hormuz. Indeks Dolar Spot Bloomberg sempat turun hingga 0,4% sebelum memangkas sebagian pelemahan, melanjutkan penurunan 0,4% pada pekan sebelumnya.

Tekanan terhadap dolar terjadi seiring pasar mengurangi permintaan safe haven setelah risiko gangguan energi mulai mereda. Yield Treasury AS tenor 2 tahun turun 5 bps ke 4,03%, sementara Brent anjlok 5,5% ke bawah US$83/barel. Kombinasi ini memperkuat narasi bahwa pasar mulai menurunkan ekspektasi inflasi energi dan risiko suku bunga tinggi yang lebih lama.

Di pasar FX, sejumlah desk momentum disebut mulai melepas posisi long dolar, mengikuti hedge fund lain yang sudah membangun posisi short sejak Kamis. Biaya lindung nilai mata uang di tenor pendek juga turun seiring munculnya aksi jual volatilitas baru, meski pelaku pasar masih menunggu detail resmi dari kesepakatan AS–Iran.

Swedish krona memimpin penguatan di antara mata uang G-10, sementara euro dan dolar Australia juga menguat. EUR/USD naik 0,5% ke 1,1622, meski Presiden ECB Christine Lagarde tetap memperingatkan bahwa harga energi tinggi mulai merembet ke bagian lain ekonomi. EUR/GBP naik 0,2% ke 0,8646, sementara AUD/USD menguat 0,6% ke 0,7088, level tertinggi sejak 5 Juni.

Secara fundamental, pelemahan dolar mencerminkan perubahan transmisi risiko global. Jika Hormuz dibuka dan minyak tetap turun, tekanan inflasi energi dapat mereda, yield AS berpotensi stabil lebih rendah, dan permintaan safe haven terhadap USD bisa berkurang. Namun, ruang pelemahan dolar masih bergantung pada penandatanganan deal, detail implementasi Hormuz, serta respons bank sentral terhadap risiko inflasi yang belum sepenuhnya hilang.(Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai