Dolar Reli, PPI AS Kejutkan Pasar
Indeks dolar AS (DXY) menguat ke kisaran 98,5 pada perdagangan Rabu (13/5), level tertinggi sejak akhir April, setelah data inflasi produsen AS memicu kenaikan imbal hasil dan memperkuat narasi suku bunga tinggi lebih lama.
Data Producer Price Index (PPI) menunjukkan inflasi grosir naik 1,4% (MoM) pada April, jauh di atas perkiraan 0,5%, sementara core PPI naik 1,0%. Pasar menilai tekanan harga di hulu berpotensi memperpanjang fase kebijakan ketat The Fed, menjaga dukungan bagi dolar melalui kanal yield.
Di pasar valas utama, EUR/USD melemah ke sekitar 1,1708, tertekan penguatan dolar dan kenaikan yield AS. GBP/USD turun ke area 1,3520, dengan sterling juga dibayangi kekhawatiran politik dan fiskal Inggris yang kembali mengemuka.
USD/JPY bergerak naik di sekitar 157,9 seiring pelebaran diferensial yield, meski risiko intervensi otoritas Jepang tetap menjadi faktor penahan pada sisi atas. Sementara AUD/USD melemah ke sekitar 0,7255, karena penguatan dolar mengimbangi dukungan dari komoditas dan arus ke aset berisiko.
Pergerakan berikutnya akan banyak ditentukan oleh kelanjutan repricing ekspektasi kebijakan The Fed pasca-PPI, arah yield Treasury, serta sinyal dari bank sentral lain dan risiko geopolitik yang masih mempengaruhi harga energi.(arl)*
Sumber: Newsmaker.id