Dolar Menguat Tipis di Tengah Perdagangan Tipis Libur
Dolar AS menguat tipis di awal pekan, namun pergerakannya tetap terbatas karena likuiditas menipis saat libur Presidents Day. Revacy Fund CEO Zaheer Anwari menilai kenaikan dolar saat ini lebih dipicu faktor teknikal—pasar sepi—ketimbang perubahan sentimen yang benar-benar kuat.
Menurutnya, dolar tetap rentan kembali melemah setelah data inflasi AS Jumat lalu lebih rendah dari perkiraan, yang menguatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan menjelang akhir tahun. Fokus pasar kini beralih ke risalah rapat The Fed (FOMC minutes) pada Rabu, lalu data inflasi PCE dan pertumbuhan ekonomi kuartal IV pada Jumat.
Jika PCE mengonfirmasi perlambatan inflasi yang lebih luas, Anwari memperkirakan dolar dan imbal hasil obligasi AS berpotensi turun. Sementara itu, indeks dolar DXY naik 0,2% ke 97,079.(yds)
Sumber: Newsmaker.id