• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

21 November 2025 08:25  |

Spekulasi Rate Cut Luntur, Dolar Makin Galak

Dolar AS berada di jalur penguatan mingguan terbaik dalam lebih dari sebulan karena pasar makin ragu The Fed akan memangkas suku bunga pada Desember. Laporan tenaga kerja AS bulan September yang tertunda justru memunculkan gambaran campuran: pertumbuhan lapangan kerja lebih cepat dari perkiraan, tetapi tingkat pengangguran naik ke 4,4%, tertinggi dalam empat tahun. Data ini tidak memberi sinyal jelas ke arah pelonggaran, sehingga peluang pemangkasan suku bunga The Fed bulan depan kini diperkirakan hanya sekitar 27%.

Di pasar valas, euro tertekan di dekat level terendah dua pekan di sekitar $1,15 dan menuju penurunan mingguan sekitar 0,8%. Poundsterling bergerak tipis di kisaran $1,30 namun juga masih melemah sekitar 0,7% dalam sepekan, dengan pelaku pasar menunggu pengumuman anggaran Inggris yang bisa menjadi ujian besar bagi sterling dan obligasi pemerintah. Indeks Dolar berada di dekat puncak 5,5 bulan di sekitar 100,20 dan diproyeksikan mencatat kenaikan mingguan sekitar 0,9%.

Mata uang komoditas bergerak lebih stabil. Dolar Australia dan dolar Selandia Baru masing-masing sedikit menguat pada perdagangan Jumat pagi setelah sehari sebelumnya terpukul sentimen risk-off dan melemah cukup tajam. Namun fokus utama pasar valas justru tertuju ke pergerakan yen yang terus merosot.

Yen Jepang terperosok ke sekitar level terendah 10 bulan di area 157 per dolar dan berpotensi mencatat pelemahan hampir 2% dalam sepekan, di tengah kekhawatiran pasar terhadap posisi fiskal Jepang yang memburuk akibat paket stimulus besar Perdana Menteri Sanae Takaichi sekitar 21,3 triliun yen. Menteri Keuangan Satsuki Katayama membuka peluang intervensi jika pergerakan mata uang dinilai terlalu liar dan spekulatif, sehingga risiko intervensi menjadi topik utama. Sementara itu, inflasi inti Jepang masih berada di sekitar 3%, di atas target 2% bank sentral, sehingga ekspektasi kenaikan suku bunga jangka pendek tetap hidup dan menambah dinamika pada pergerakan yen.

Sumber : Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
US DOLLAR

Dolar Mengakhiri Penurunan Tiga Hari Jelang Data Penggajian ...

Dolar menguat setelah tiga hari melemah karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS untuk mengukur prospek pelonggaran ke...

7 February 2025 13:14
BIAS23.com NM23 Ai