• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

19 November 2025 16:36  |

Dolar Naik Tipis Jelang Data Payroll, Pound Melemah Pasca CPI

Dolar AS menguat tipis pada Rabu (19/11), didukung statusnya sebagai aset safe haven di tengah rapuhnya kepercayaan pasar global, meski kenaikannya masih terbatas karena pelaku pasar menunggu rilis laporan ketenagakerjaan AS yang tertunda dan sangat dinantikan.

Pada pukul 04.15 waktu AS (09.15 GMT), Indeks Dolar yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama naik 0,1% ke level 99,552, mendekati tertinggi satu pekan.

Dolar Didukung Sentimen Risk-Off

Pasar saham global terpukul cukup berat pekan ini akibat kekhawatiran valuasi saham-saham yang terkait tema kecerdasan buatan (AI), sehingga mendorong permintaan terhadap obligasi pemerintah AS dan pada akhirnya memperkuat dolar. Investor tetap sangat berhati-hati, dan hasil kinerja Nvidia yang akan dirilis setelah penutupan perdagangan diperkirakan menjadi penggerak utama sentimen jangka pendek, mengingat pentingnya saham tersebut dalam tema perdagangan AI.

“‘Magnificent seven’ saham teknologi saat ini turun sekitar 7% dari level puncaknya—hanya setetes air dibanding reli 70% sejak April. Tapi kekhawatiran yang wajar adalah posisi ini sangat ramai (crowded trade), dan ‘jalan santai’ ke pintu keluar bisa berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih kacau jika ada pemicu,” tulis analis ING dalam sebuah note.

Menambah kekhawatiran, muncul pula sinyal perlambatan ekonomi, dengan data klaim pengangguran awal pada Selasa menunjukkan jumlah warga Amerika yang menerima tunjangan pengangguran melonjak antara pertengahan September hingga pertengahan Oktober. Laporan nonfarm payrolls AS bulan September, yang ditunda karena penutupan pemerintahan bulan lalu, dijadwalkan akan dirilis pada Kamis.

Pound Melemah Setelah Inflasi Turun

Di Eropa, pasangan EUR/USD melemah tipis ke 1,1577 dan diperdagangkan dekat level terendah satu pekan. Pembacaan final indeks harga konsumen (CPI) zona euro akan dirilis kemudian hari dan diperkirakan menunjukkan inflasi sedikit turun pada Oktober, mengisyaratkan Bank Sentral Eropa (ECB) kemungkinan akan menahan suku bunga pada pertemuan Desember mendatang.

“Harapkan pergerakan EUR/USD tetap dalam rentang sempit, tapi penurunan di bawah 1,1560/65 bisa memicu sedikit masalah intraday,” kata ING.

GBP/USD turun 0,1% ke 1,3136 setelah laju inflasi tahunan Inggris melambat pada Oktober, sehingga meningkatkan peluang Bank of England (BoE) memangkas suku bunga pada pertemuan kebijakan terakhirnya bulan depan. Inflasi tahunan konsumen naik 3,6% pada Oktober, turun dari 3,8% sebulan sebelumnya, dan menjadi level terendah sejak Mei.

“Kami memperkirakan poundsterling tetap rapuh menjelang pengumuman Anggaran,” ujar ING. Kanselir Keuangan Rachel Reeves diperkirakan perlu menghimpun puluhan miliar pound untuk tetap berada di jalur pencapaian target fiskalnya pada Anggaran 26 November.

Yen Dekati Level Terlemah Sembilan Bulan

Di Asia, pasangan USD/JPY naik 0,1% ke 155,67, setelah pada sesi sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi sembilan bulan.(yds)

Sumber: Reuters.com

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
US DOLLAR

Dolar Mengakhiri Penurunan Tiga Hari Jelang Data Penggajian ...

Dolar menguat setelah tiga hari melemah karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS untuk mengukur prospek pelonggaran ke...

7 February 2025 13:14
BIAS23.com NM23 Ai