• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

21 January 2025 05:58  |

EUR/USD melonjak karena memo presiden Trump tidak segera memberlakukan tarif

EUR/USD menguat mendekati 1,0400 pada sesi Amerika Utara hari Senin. Pasangan mata uang utama ini melonjak karena daya tarik safe haven Dolar AS (USD) berkurang secara signifikan setelah laporan dari Wall Street Journal (WSJ) mengindikasikan bahwa memo presiden oleh Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak segera memberlakukan tarif. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, anjlok mendekati 108,25.

WSJ melaporkan bahwa memo presiden Trump mengarahkan lembaga untuk meneliti hubungan AS dengan Tiongkok dan negara-negara tetangganya dan tidak memberlakukan tarif sejak hari pertama menjabat, yang sebelumnya dikhawatirkan oleh para pelaku pasar.

Greenback sudah berada di bawah tekanan setelah investor mencerna laporan dari Bloomberg bahwa Trump akan mengumumkan keadaan darurat nasional segera setelah menjabat. Pelaku pasar memperkirakan langkah ini akan memungkinkannya untuk meningkatkan produksi energi domestik dan membalikkan beberapa kebijakan perubahan iklim yang dijalankan di bawah pemerintahan Joe Biden.

Selain itu, laporan dari Fox News Digital menunjukkan bahwa Trump akan menandatangani lebih dari 200 perintah pada hari pertama jabatannya, yang mungkin mencakup kebijakan seperti kontrol imigrasi, pemotongan pajak, dan tarif impor yang lebih tinggi. Dampak dari kebijakan ini akan menguntungkan Dolar AS karena investor mengharapkannya untuk meningkatkan pertumbuhan dan tekanan inflasi di Amerika Serikat (AS). Skenario ini akan memungkinkan Federal Reserve (Fed) untuk mempertahankan suku bunga pada level saat ini lebih lama.

Menurut alat CME FedWatch, pedagang memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga pinjaman dalam kisaran saat ini 4,25%-4,50% dalam tiga pertemuan kebijakan berikutnya. Sebaliknya, analis di Morgan Stanley memperkirakan Fed dapat memangkas suku bunga pada bulan Maret karena inflasi yang mendasarinya melambat pada bulan Desember. Minggu lalu, laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk bulan Desember menunjukkan bahwa inflasi inti – yang tidak termasuk harga pangan dan energi yang bergejolak – naik pada kecepatan yang lebih lambat sebesar 3,2% dari tahun ke tahun.(Cay)

Sumber: Fxstreet

Related News

EUR/USD

EUR/USD Terus Berkonsolidasi di Tengah Kelesuan Pasar

EUR/USD diperdagangkan dalam kisaran sempit di sekitar 1,0400 pada sesi Eropa hari Jumat (27/12) di tengah perdagangan yang s...

27 December 2024 16:31
EUR/USD

EUR/USD Pulih Setelah Level Terendah Dua Tahun

EUR/USD terus mengeksplorasi sisi bearish grafik pada hari Senin(14/1), turun ke level 1,0200 untuk pertama kalinya sejak akh...

14 January 2025 07:17
EUR/USD

Dolar AS Melonjak ke Level Tertinggi Dua Tahun ditengah Pros...

Dolar AS melonjak ke level tertinggi dalam dua tahun pada hari Kamis (2/1) di hari pertama perdagangan tahun 2025, melanjutka...

3 January 2025 04:28
EUR/USD

Dolar Menguat, Euro Anjlok ke Level Terendah Dua Tahun Setel...

Euro jatuh ke level terendah dalam dua tahun sementara dolar menguat pada hari Jumat (22/11) setelah pengukur aktivitas bisni...

22 November 2024 23:24
BIAS23.com NM23 Ai