• Thu, Aug 20, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

19 August 2026 16:30  |

Inflasi Naik, Euro Makin Kuat

EUR/USD menguat pada perdagangan Rabu (19/8) dan bergerak di sekitar level 1,1600 selama sesi Eropa. Penguatan pasangan ini terjadi setelah Euro mendapatkan dukungan dari data inflasi kawasan Euro yang masih berada di atas target European Central Bank.

Inflasi tahunan Eurozone berdasarkan Harmonized Index of Consumer Prices naik menjadi 2,9% pada Juli dari 2,8% pada Juni, sesuai estimasi awal. Sementara itu, inflasi inti yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi juga meningkat menjadi 2,5% dari 2,4%, menunjukkan tekanan harga dasar masih cukup kuat.

Kondisi tersebut memperkuat pandangan bahwa ECB masih perlu mempertahankan sikap hawkish. ING menilai kenaikan biaya energi menjadi salah satu faktor utama yang menjaga tekanan inflasi tetap tinggi. Kepala Ekonom ECB Philip Lane juga memperingatkan bahwa inflasi kawasan Euro berpotensi bertahan di sekitar 3% sepanjang tahun dan masih tinggi hingga tahun depan.

Risiko El Niño turut menjadi perhatian karena berpotensi meningkatkan harga pangan global dan menambah tekanan inflasi. Kombinasi harga energi yang tinggi dan risiko kenaikan harga makanan membuat pasar semakin berhati-hati terhadap kemungkinan ECB mempertahankan suku bunga tinggi atau bahkan kembali memperketat kebijakan.

Dari sisi dolar AS, EUR/USD juga mendapat dukungan dari menurunnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada September. Data Retail Sales AS yang melemah, kontraksi lapangan kerja, serta inflasi yang relatif terkendali membuat peluang kenaikan suku bunga Fed turun menjadi sekitar 32,8%, dari 51,2% sebulan sebelumnya. Fokus pasar berikutnya tertuju pada FOMC Minutes Juli untuk mencari petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan Fed.

Analisis Newsmaker: EUR/USD saat ini mendapatkan dukungan dari dua sisi sekaligus, yaitu inflasi Eurozone yang menjaga ECB tetap hawkish dan melemahnya ekspektasi kenaikan suku bunga Fed yang menekan dolar AS. Selama sentimen ini bertahan, Euro berpeluang mempertahankan momentum penguatan di sekitar 1,1600. Namun, nada FOMC Minutes yang lebih hawkish dari perkiraan dapat kembali memperkuat dolar dan membatasi kenaikan EUR/USD. (arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

EUR/USD

EUR/USD Bersiap Menghadapi Keputusan Suku Bunga ECB

EUR/USD melonjak pada hari Rabu, naik 1,75% dan menyentuh level 1,0800 karena sentimen risiko meningkat menyusul perubahan ar...

6 March 2025 07:19
EUR/USD

EUR/USD Terus Berkonsolidasi di Tengah Kelesuan Pasar

EUR/USD diperdagangkan dalam kisaran sempit di sekitar 1,0400 pada sesi Eropa hari Jumat (27/12) di tengah perdagangan yang s...

27 December 2024 16:31
EUR/USD

EUR/USD Terus Bangkit Karena Data Inflasi AS Yang Melemah Me...

EUR/USD bergerak lebih tinggi mendekati 1,1250 selama jam perdagangan Eropa pada hari Rabu (14/05), melanjutkan kenaikan hari...

14 May 2025 17:10
EUR/USD

EUR/USD Turun Di Tengah Kekhawatiran Potensi Perang Dagang U...

EUR/USD terkoreksi mendekati 1,0860 pada jam perdagangan Eropa pada hari Kamis (13/3). Pasangan mata uang utama ini turun kar...

13 March 2025 19:10
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai