Short Squeeze Besar, Bitcoin Melonjak ke Puncak Juni
Bitcoin melonjak tajam pada perdagangan Kamis (20/8) dan memimpin reli besar di pasar kripto. Harga Bitcoin naik sekitar 11% ke US$71.505, setelah sempat menyentuh US$71.700, level tertinggi sejak awal Juni. Penguatan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump kembali mendorong Kongres untuk mengesahkan regulasi kripto, sementara penurunan yield Treasury meningkatkan selera investor terhadap aset berisiko.
Sentimen pasar juga terdorong oleh keputusan Departemen Keuangan AS untuk menggandakan ukuran operasi buyback utang jangka panjang. Langkah tersebut memicu penurunan yield Treasury dan memperbaiki kondisi likuiditas global. Reli Bitcoin kemudian memicu gelombang short squeeze, dengan lebih dari US$1 miliar posisi short Bitcoin dilikuidasi dalam waktu sekitar satu jam, sementara total likuidasi posisi bearish di pasar kripto mencapai sekitar US$2,7 miliar.
Katalis tambahan datang dari Gedung Putih. Trump meminta Kongres segera meloloskan CLARITY Act, rancangan aturan yang bertujuan memberikan kerangka regulasi lebih jelas bagi industri aset digital di AS. Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah eksekutif besar industri kripto, termasuk pimpinan Coinbase dan Robinhood, serta pejabat dari CFTC dan SEC.
Meski demikian, CLARITY Act masih menghadapi perdebatan di Kongres, terutama terkait klasifikasi aset kripto dan pembayaran imbal hasil pada stablecoin. Industri perbankan menilai imbal hasil stablecoin berpotensi bersaing langsung dengan rekening tabungan berbunga. Pasar juga menunggu pertemuan lanjutan antara CFTC dan pelaku industri untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai arah regulasi kripto AS.
Reli tidak hanya terjadi pada Bitcoin. Ether melonjak sekitar 18,3% ke US$2.274,60 dan sempat mencapai level tertinggi dalam 15 bulan. XRP naik sekitar 14,2%, Solana 13,4%, Cardano 8,5%, dan Dogecoin hampir 10%. Saham-saham terkait kripto juga ikut menguat, termasuk Coinbase, Strategy, Circle, Robinhood, MARA Holdings, dan Riot Platforms.
Analisis Newsmaker: lonjakan Bitcoin saat ini didorong oleh kombinasi risk-on global, penurunan yield Treasury, short squeeze, dan optimisme terhadap regulasi kripto AS. Tembusnya area US$70.000 memperkuat momentum bullish jangka pendek, tetapi kenaikan dua digit dalam satu sesi juga meningkatkan risiko profit taking. Konflik AS-Iran dan kenaikan harga minyak tetap menjadi faktor risiko karena dapat kembali mendorong inflasi dan yield lebih tinggi. Selama sentimen regulasi tetap positif dan yield AS tidak kembali melonjak, Bitcoin masih memiliki peluang mempertahankan momentum di atas US$70.000. (arl)
Source: Newsmaker.id