Minyak Melonjak Usai AS Jatuhkan Sanksi Berat ke Raksasa Energi Rusia
Harga minyak dunia melonjak tajam setelah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap dua produsen minyak terbesar Rusia, Rosneft dan Lukoil. Langkah ini diambil saat Presiden Donald Trump meningkatkan tekanan terhadap Presiden Vladimir Putin agar mau berunding mengakhiri perang di Ukraina. Harga minyak Brent sempat naik hingga 2,9% dan kembali diperdagangkan di atas $64 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) juga menguat tajam setelah pengumuman sanksi tersebut.
Trump menuduh Moskow tidak menunjukkan komitmen nyata untuk perdamaian di Ukraina dan berjanji akan menekan negara-negara pembeli minyak Rusia seperti India dan Tiongkok. Ia mengatakan akan membahas pembelian minyak Rusia dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping saat pertemuan mereka di Korea Selatan minggu depan. Sementara itu, Trump mengklaim Perdana Menteri India Narendra Modi telah berjanji untuk mengurangi pembelian minyak dari Rusia secara bertahap.
Kebijakan ini menandai perubahan sikap besar dari Trump, yang sebelumnya berencana bertemu Putin dan menyatakan yakin Rusia ingin mengakhiri perang. Kini, AS justru melancarkan sanksi ekonomi keras terhadap dua perusahaan yang menyumbang hampir separuh ekspor minyak Rusia — sekitar 2,2 juta barel per hari pada paruh pertama tahun ini. Industri minyak dan gas sendiri menyumbang seperempat dari anggaran federal Rusia, sehingga tekanan ini bisa berdampak besar terhadap ekonomi Moskow.
Di sisi lain, Uni Eropa juga sepakat mengadopsi paket sanksi baru terhadap Rusia yang akan diumumkan Kamis mendatang. Paket tersebut menargetkan 45 entitas yang dituduh membantu Rusia menghindari sanksi, termasuk 12 perusahaan asal Tiongkok dan Hong Kong. Kabar sanksi ini mendorong harga minyak bangkit dari posisi terendah lima bulan, ditambah laporan penurunan stok minyak mentah AS yang membantu meredakan kekhawatiran kelebihan pasokan. Meski begitu, harga minyak global masih berada di jalur penurunan bulanan ketiga akibat sinyal kelebihan pasokan di pasar dunia.
Inti poin:
Sanksi baru AS terhadap Rosneft dan Lukoil bikin harga minyak melonjak, sementara Trump menekan Rusia lewat India dan Tiongkok untuk akhiri perang Ukraina.(asd)
Sumber: Newsmaker.id