Tekanan Ganda: Prospek IEA & Isu Ukraina Bikin Minyak Loyo
Harga minyak melemah tipis pada hari Jumat (17/10), menuju penurunan mingguan sekitar 3% setelah IEA memperkirakan kelebihan pasokan yang semakin besar dan Presiden AS Donald Trump serta Presiden Rusia Vladimir Putin sepakat untuk bertemu kembali guna membahas Ukraina.
Harga minyak mentah Brent berjangka turun 44 sen, atau 0,7%, menjadi $60,62 per barel pada pukul 08.26 GMT, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 44 sen, atau 0,8%, menjadi $57,02.
Trump dan Putin pada hari Kamis sepakat untuk mengadakan pertemuan puncak lanjutan mengenai perang di Ukraina, yang akan diadakan dalam dua minggu ke depan di Budapest.
Perkembangan mengejutkan ini terjadi ketika Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menuju Gedung Putih pada hari Jumat untuk mendorong lebih banyak dukungan militer, termasuk rudal jarak jauh Tomahawk buatan AS, sementara Washington menekan India dan Tiongkok untuk berhenti membeli minyak Rusia.
Penurunan minggu ini juga sebagian disebabkan oleh meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok, yang menambah kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi dan permintaan energi yang lebih rendah.
Prospek Badan Energi Internasional (IEA) tentang kelebihan pasokan yang semakin besar pada tahun 2026 juga turut membebani harga. Badan Informasi Energi (EIA) mengatakan pada hari Kamis bahwa persediaan minyak mentah AS meningkat sebesar 3,5 juta barel menjadi 423,8 juta barel minggu lalu, dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan kenaikan sebesar 288.000 barel.
Peningkatan persediaan minyak mentah yang lebih besar dari perkiraan sebagian besar disebabkan oleh penurunan utilisasi kilang karena kilang memasuki masa pemulihan di musim gugur.
Data tersebut juga menunjukkan peningkatan produksi AS menjadi 13,636 juta barel per hari, tertinggi yang pernah tercatat.
Pada sesi sebelumnya, Brent ditutup melemah 1,37% dan WTI AS ditutup melemah 1,39%, level terendah sejak 5 Mei. (Arl)
Sumber: Reuters.com