• Tue, Mar 10, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

16 October 2025 21:45  |

Minyak Parkir di Level Terendah, Drama India–Rusia Bayangi

Harga minyak bertahan stabil di dekat level terendah dalam lima bulan di tengah sinyal beragam terkait desakan Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan pembelian minyak mentah Rusia oleh India.

Harga West Texas Intermediate sedikit berubah dan diperdagangkan mendekati $58 per barel setelah sebelumnya naik sebanyak 1,4%. Penyuling minyak India mengatakan mereka berharap untuk mengurangi — bukan menghentikan — pembelian minyak mentah Rusia, sebuah langkah yang dapat menekan pasokan global, menyusul pernyataan Trump bahwa negara Asia Selatan itu akan menghentikan semua pembelian. Namun, pasar masih menunggu klarifikasi tentang situasi tersebut dari pemerintah di New Delhi, yang tidak secara resmi mengonfirmasi atau membantah pernyataan Trump.

Perkembangan ini sedikit meredam reli sebelumnya, dengan para pedagang baru-baru ini diyakinkan bahwa penghentian impor minyak mentah Moskow oleh India tidak akan segera terjadi. Negara Asia Selatan tersebut, bersama dengan negara tetangganya, Tiongkok, telah memanfaatkan pasokan Rusia yang didiskon yang dapat diakses melalui mekanisme pembatasan harga Kelompok Tujuh (G7) yang dirancang untuk menjaga aliran minyak sambil membatasi akses Moskow ke dana untuk perangnya di Ukraina.

Namun, pejabat senior AS menuduh bisnis India mencari untung besar dan pembelian tersebut telah menjadi poin penting karena New Delhi berupaya mempercepat perundingan perdagangan. Menteri perdagangannya pada hari Rabu mengatakan negaranya memiliki kapasitas untuk membeli tambahan minyak senilai $15 miliar dari AS.

Sementara itu, Inggris menjatuhkan sanksi kepada produsen minyak terbesar Rusia, dua perusahaan energi Tiongkok dan penyuling India Nayara Energy Ltd. karena penanganan mereka terhadap bahan bakar Rusia. Negara-negara Barat memperketat sektor energi Rusia dalam upaya untuk mengekang aliran petrodolar ke Kremlin dan membatasi kemampuan Presiden Vladimir Putin untuk membiayai perang di Ukraina.

Harga minyak mentah turun bulan ini karena meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok menimbulkan kekhawatiran tentang permintaan di dua konsumen minyak mentah terbesar, dan karena sejumlah perusahaan perdagangan besar mengatakan kelebihan pasokan yang telah lama diantisipasi sudah mulai muncul.

WTI untuk pengiriman November naik 0,1% menjadi $58,34 per barel pada pukul 10.28 pagi di New York.

Brent untuk pengiriman Desember naik 0,08% menjadi $61,96 per barel. (Arl)

Sumber: Bloomberg.com

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Minyak Dunia Tertahan

Harga minyak sedikit berubah setelah mengalami penurunan beberapa minggu yang lalu, dengan hubungan pedagang dampak dari sank...

22 September 2025 07:39
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
BIAS23.com NM23 Ai