Brent Menguat, Risiko Hormuz Kembali Mengangkat Premi Geopolitik
Harga minyak Brent menguat pada Jumat(24/4), didorong meningkatnya kembali kekhawatiran gangguan pasokan dari Timur Tengah. Kenaikan ini menempatkan Brent di jalur kenaikan mingguan yang besar, setelah pasar beberapa sesi terakhir berayun mengikuti perkembangan keamanan dan diplomasi di kawasan.
Penguatan Brent terutama ditopang risiko pengapalan di Selat Hormuz yang masih largely blocked, termasuk insiden terbaru yang memicu perhatian pasar terhadap keamanan kapal dan arus energi. Dalam konteks ini, premi risiko energi cenderung bertahan karena pelaku pasar menilai risiko gangguan pasokan belum benar-benar mereda, sehingga tekanan inflasi dari kanal energi tetap menjadi variabel yang diawasi.(gn)
Harga minyak pada saat analisis ini dirilis berada di: $107.07
- Beli jika harga bergerak di bawah $107.29
- Jual jika harga bergerak di bawah $106.63
Resistensi 2: $108.18
Resistensi 1: $107.52
Dukungan 1: $106.20
Dukungan 2: $105.54
Perhatian: Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi pasti. Harap mempengaruhi pengaruh perkembangan fundamental dan teknis pada perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.
Sumber : Newsmaker.id*