• Tue, Mar 10, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

8 October 2025 21:11  |

Minyak Naik, Dibayangi Kelebihan Pasokan

Harga minyak naik pada hari Rabu (8/10), didorong oleh kenaikan produksi yang lebih kecil dari perkiraan dari kelompok produsen OPEC+ bulan depan, meskipun kekhawatiran tentang kelebihan pasokan membatasi kenaikan lebih lanjut.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 53 sen, atau 0,8%, menjadi $65,98 per barel pada pukul 13.48 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 54 sen, atau hampir 0,9%, menjadi $62,27.

Harga acuan minyak mentah relatif stagnan pada sesi sebelumnya karena investor mempertimbangkan tanda-tanda kelebihan pasokan dibandingkan dengan peningkatan produksi November yang lebih kecil dari perkiraan dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia, atau OPEC+.

OPEC+ sepakat untuk menaikkan target produksinya untuk November sebesar 137.000 barel per hari di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang kemungkinan kelebihan pasokan di pasar minyak, sumber dari kelompok tersebut mengatakan kepada Reuters.

Goldman Sachs mengatakan pihaknya mencatat peningkatan persediaan sebesar 1,5 juta barel per hari pada kuartal terakhir meskipun permintaan musiman kuat. Bank tersebut memperkirakan surplus sebesar 2 juta barel per hari selama periode dari kuartal keempat 2025 hingga kuartal keempat 2026.

Namun, mereka melihat risiko kenaikan harga akibat penurunan produksi Rusia.

Investor juga menunggu data persediaan AS dari Badan Informasi Energi (EIA) pada Rabu malam.

Pada hari Selasa, sumber yang mengutip data dari American Petroleum Institute (API) mengatakan persediaan minyak mentah AS naik sebesar 2,78 juta barel dalam pekan yang berakhir pada 3 Oktober.

Sebaliknya, persediaan bensin dan distilat turun, kata sumber tersebut, mengutip data API.

Sementara itu, kantor berita Interfax melaporkan Wakil Perdana Menteri Alexander Novak mengatakan bahwa Rusia secara bertahap telah meningkatkan produksi minyak mentahnya dan hampir memenuhi kuota produksi yang disepakati oleh OPEC+ bulan lalu.

Sektor energi Rusia telah berada di bawah tekanan serius dalam dua bulan terakhir akibat gelombang serangan pesawat nirawak Ukraina terhadap infrastruktur minyak dan gasnya, yang terutama menargetkan kilang minyak. (Arl)

Sumber : Reuters.com

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Minyak Dunia Tertahan

Harga minyak sedikit berubah setelah mengalami penurunan beberapa minggu yang lalu, dengan hubungan pedagang dampak dari sank...

22 September 2025 07:39
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
BIAS23.com NM23 Ai