• Wed, Mar 11, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

23 June 2025 07:14  |

Iran Pertimbangkan Penutupan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak

Badan keamanan tertinggi Iran dilaporkan tengah mempertimbangkan opsi drastis untuk menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia. Laporan ini disampaikan oleh Press TV, media pemerintah Iran, menyusul meningkatnya ketegangan antara Teheran dan kekuatan Barat di kawasan Teluk. Langkah ini dipandang sebagai respons terhadap sanksi ekonomi yang makin ketat serta meningkatnya kehadiran militer AS di wilayah tersebut.

Selat Hormuz merupakan titik chokepoint penting dalam distribusi minyak global, menghubungkan produsen minyak utama di Teluk dengan pasar Asia, Eropa, dan Amerika Serikat. Potensi penutupan selat ini langsung memicu kekhawatiran pasar energi global akan terganggunya pasokan. Tekanan geopolitik yang meningkat ini membuat pelaku pasar mulai mengambil posisi protektif, meningkatkan spekulasi atas gangguan distribusi minyak dalam skala besar.

Sebagai dampaknya, harga minyak mentah dunia mengalami lonjakan tajam. Brent Crude sempat menembus level $87 per barel, naik lebih dari 3% dalam sehari, sementara WTI (West Texas Intermediate) juga menguat ke atas $83 per barel. Para analis memperkirakan harga bisa melonjak lebih tinggi jika Iran benar-benar menutup Selat Hormuz, yang akan memicu lonjakan biaya logistik dan memperparah ketidakstabilan pasokan global di tengah kondisi pasar yang sudah rapuh.

Selain mempengaruhi harga, situasi ini juga memperbesar ketidakpastian ekonomi global. Negara-negara importir minyak seperti Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara di Eropa diprediksi akan mengalami tekanan inflasi tambahan akibat potensi kenaikan biaya energi. Sementara itu, investor global kini semakin fokus pada perkembangan selanjutnya di Timur Tengah, dengan banyak yang memandang penutupan Hormuz sebagai "tipping point" yang bisa mengguncang pasar komoditas dalam waktu dekat.

West Texas Intermediate crude rose 2.5% to $75.68 a barrel.(ayu)

Source: News Maker

Related News

OIL

Minyak Terus Naik karena Arus Rusia yang Lebih Rendah Mengim...

Minyak memperpanjang kenaikan terbesarnya dalam hampir empat minggu karena pasokan minyak mentah Rusia yang lebih ketat memba...

11 February 2025 14:35
OIL

Minyak Turun karena Dolar Melonjak Pasca Pemangkasan Suku Bu...

Minyak turun karena ekspektasi untuk lebih sedikit pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve tahun depan mendorong dolar. ...

19 December 2024 07:12
OIL

Minyak Terus Turun karena Tanda-tanda Pengurangan Tarif Memi...

Minyak terdorong turun setelah Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan pemerintahan Trump dapat mencabut beberapa ta...

5 March 2025 07:48
OIL

Minyak Terus Turun karena Tanda-tanda Pengurangan Tarif Memi...

Minyak terdorong turun setelah Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan pemerintahan Trump dapat mencabut beberapa ta...

5 March 2025 06:46
BIAS23.com NM23 Ai