Minyak Turun, Negosiasi Hormuz Redakan Kekhawatiran
Harga minyak berbalik melemah pada perdagangan Kamis setelah laporan mengenai kelanjutan pembicaraan antara Oman dan Iran terkait Selat Hormuz meredakan kekhawatiran pasar. Brent turun 1,5% ke US$89,36 per barel, sedangkan WTI melemah 1% menjadi US$83,60 per barel.
Oman sebelumnya menawarkan skema pengelolaan Selat Hormuz yang memungkinkan Iran memiliki sebagian kendali serta menarik biaya sukarela dari kapal yang melintas. Meskipun proposal awal ditolak, kelanjutan negosiasi memberi harapan bahwa jalur pengiriman energi penting tersebut tidak sepenuhnya tertutup.
Namun, tekanan geopolitik masih tinggi setelah militer Amerika Serikat melancarkan serangan besar terhadap sejumlah fasilitas Garda Revolusi Iran. Operasi tersebut menyasar pusat komando, fasilitas rudal dan drone, serta sistem pengawasan dan pertahanan pesisir.
Dampaknya, harga minyak masih berpotensi bergerak sangat fluktuatif. Kemajuan diplomasi dapat menekan harga, tetapi serangan lanjutan dan gangguan pelayaran di Selat Hormuz bisa kembali mendorong Brent menembus US$90 per barel.(yds)
Sumber: Newsmaker.id