Emas Berjangka AS Catat Rekor Tertinggi di Tengah Ketidakpastian Tarif Impor
Harga emas berjangka AS mencetak rekor tertinggi pada hari Jumat (8/8), di tengah ketidakpastian apakah tarif impor spesifik negara dari AS akan diterapkan pada ukuran batangan emas yang paling umum diperdagangkan.
Sementara itu, harga spot emas sedikit melemah, namun tetap berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan.
Tarif Baru dan Lonjakan Harga Emas Berjangka
Layanan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS merilis keputusan di situs web mereka pada hari Jumat. Komunitas industri emas mengartikan bahwa tarif impor berdasarkan negara asal mungkin akan berlaku untuk batangan emas ukuran standar 1-kg dan 100-ons, yang merupakan ukuran paling umum di pasar AS.
Emas berjangka AS kontrak Desember naik 0,9% ke $3.483,70 per ons, setelah sempat menyentuh rekor tertinggi $3.534,10
Kenaikan terjadi setelah laporan awal dari Financial Times terkait keputusan tarif tersebut
“Lonjakan panik emas menunjukkan bahwa bahkan aset safe haven tidak kebal terhadap volatilitas yang dipicu oleh kebingungan era tarif,”
ujar Susannah Streeter, kepala riset pasar di Hargreaves Lansdown
Dampak Potensial Terhadap Swiss dan Pasar Global
Analis menilai keputusan ini berpotensi berdampak besar terhadap Swiss, yang merupakan pusat utama pemurnian dan transit emas dunia.
Selisih harga antara futures dan spot melebar signifikan, kini mencapai $95
Harga spot emas turun 0,2% ke $3.388,27, namun tetap naik 0,8% secara mingguan
Komentar Pasar: Dampak Jangka Pendek & Panjang
Kata Adrian Ash, kepala riset di BullionVault “Dalam jangka pendek, ini tidak akan memengaruhi harga ritel, karena saat ini stok emas AS sangat besar, sementara permintaan tetap lemah. Namun jika permintaan naik, tarif baru bisa menjadi peluang besar bagi kilang AS untuk mengubah batangan besar 400-ons menjadi unit ritel,”
Antisipasi terhadap kebijakan tarif ini juga terlihat dari arus masuk besar emas ke gudang COMEX dari Swiss dan London antara Desember hingga Maret, saat trader melakukan hedging.
Pergerakan Logam Lainnya
Perak spot naik 0,2% ke $38,25 per ons
Platinum turun 0,6% ke $1.325,4
Palladium turun 2,4% ke $1.123,50
Sumber: Reuters