Emas Naik Tetapi Menuju Kerugian Mingguan Di Tengah Meredanya Perang Dagang, Laporan Pekerjaan yang Kuat
Harga emas naik tipis pada hari Jumat (2/5), setelah mencapai level terendah dalam dua minggu pada sesi sebelumnya, tetapi meredanya ketegangan perdagangan dan laporan pekerjaan yang kuat membuat harga tetap berada di jalur untuk kerugian mingguan kedua berturut-turut.
Harga emas spot naik 0,5% menjadi $3.255,01 per ons pada pukul 9:41 ET (1341 GMT), setelah mencapai level terendah sejak 14 April pada hari Kamis. Harga turun 2,1% selama seminggu, setelah mencapai rekor tertinggi $3.500,05 pada 22 April.
Harga emas berjangka AS naik 1,3% menjadi $3.262,10.
Kementerian perdagangan Tiongkok mengatakan AS telah berulang kali menyatakan kesediaannya untuk bernegosiasi mengenai tarif dan bahwa pintu Beijing terbuka untuk perundingan.
"Harga emas tampaknya $3.500 mungkin akan menjadi harga tertinggi untuk sementara waktu, terutama jika beberapa kesepakatan perdagangan mulai terwujud dan beberapa risiko mulai muncul setelah euforia negatif yang telah kita lihat sejak pembicaraan tarif," kata Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.
Harga emas sempat memangkas kenaikan di awal sesi setelah data menunjukkan jumlah pekerja nonpertanian meningkat sebesar 177.000 pekerjaan bulan lalu setelah naik sebesar 185.000 pada bulan Maret. Survei Reuters memperkirakan peningkatan sebesar 130.000 pekerjaan.
Namun, laporan tersebut bersifat retrospektif dan masih terlalu dini bagi pasar tenaga kerja untuk menunjukkan dampak kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump yang kadang-kadang berlaku.
Para pedagang memangkas taruhan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga paling cepat pada bulan Juni setelah laporan pekerjaan.
Imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun acuan meningkat. Suku bunga yang lebih tinggi cenderung membuat emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil kurang menarik bagi investor.
Harga perak spot turun 0,1% menjadi $32,35 per ons, platinum naik 1% menjadi $967,70, dan paladium naik 0,9% menjadi $949,00. Ketiga logam tersebut berada di jalur penurunan mingguan. (Arl)
Sumber : Reuters