PPI Dingin dan Claims Naik, Emas Masih Tertahan di Bawah US$4.400
Harga emas bergerak volatil setelah rilis data PPI dan Jobless Claims Amerika Serikat pada Kamis malam. Gold sempat mendapat dukungan dari data yang cenderung lebih lemah dari perkiraan, dan berpeluang membuat emas kembali menembus level US$4.400 dan masih bergerak di sekitar area US$4.385–US$4.395 per troy ons.
PPI AS Juli tercatat 0,0% secara bulanan, lebih rendah dari perkiraan pasar sebesar 0,2%. Secara tahunan, inflasi produsen juga melambat menjadi 4,7%, di bawah konsensus 4,9%. Core PPI bulanan naik 0,2%, lebih rendah dari perkiraan 0,3%, sehingga memberikan sinyal bahwa tekanan inflasi di tingkat produsen mulai mereda.
Data tenaga kerja juga memberikan sentimen dovish. Initial Jobless Claims naik 9.000 menjadi 209.000, lebih tinggi dibanding perkiraan sekitar 202.000. Namun, Continuing Claims justru turun menjadi sekitar 1,78 juta, sehingga kondisi pasar tenaga kerja belum menunjukkan pelemahan yang terlalu tajam.
Meski headline PPI lebih dingin, pasar belum sepenuhnya menganggap risiko inflasi selesai. Core PPI secara tahunan tercatat 4,2%, sedikit lebih tinggi dari perkiraan 4,1%, sementara ukuran PPI yang mengecualikan makanan, energi, dan jasa perdagangan naik 0,4% secara bulanan. Kondisi ini membuat reaksi emas lebih terbatas dibanding jika seluruh komponen inflasi menunjukkan pelemahan.
Data malam ini datang setelah CPI Juli sebelumnya juga menunjukkan inflasi yang relatif terkendali. Kombinasi CPI yang moderat, PPI headline di bawah perkiraan, dan Jobless Claims yang meningkat memberikan ruang lebih besar bagi The Fed untuk menahan suku bunga pada September. Namun, pasar masih harus mempertimbangkan tekanan inflasi inti dan harga energi yang tinggi.
Analisis Newsmaker: Secara fundamental, data malam ini cenderung positif bagi emas karena tekanan inflasi produsen lebih rendah dan klaim pengangguran meningkat. Namun, karena sebagian data inti masih cukup tinggi, gold belum mendapatkan dorongan kuat untuk breakout. Area US$4.400 kembali menjadi resistance penting. Jika dolar dan yield Treasury ikut melemah setelah pasar mencerna data, emas berpeluang kembali menguji US$4.400–US$4.450. Sebaliknya, kegagalan menembus US$4.400 dapat mempertahankan gold dalam fase konsolidasi.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id