Dolar Melemah, Emas Menguat Jelang Keputusan The Fed
Harga emas menguat pada perdagangan Senin (27/07) setelah dolar Amerika Serikat melemah. Indeks Dolar AS turun 0,3%, sehingga emas menjadi lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Saat berita ini ditulis, harga Emas beergerak di level $4.093 oz.
Kenaikan emas juga didukung penurunan tajam harga minyak setelah Amerika Serikat dan Iran menghentikan serangan selama akhir pekan. Harga minyak turun lebih dari 5% pada awal perdagangan Senin.
Amerika Serikat menghentikan serangan setelah melakukan operasi terhadap Iran selama 13 malam berturut-turut. Iran juga menahan serangan balasan terhadap negara-negara tetangga yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.
Turunnya harga minyak membantu meredakan kekhawatiran terhadap inflasi akibat lonjakan biaya energi. Namun, investor masih menunggu penilaian Federal Reserve terhadap kondisi ekonomi setelah gejolak pasar terbaru.
The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Rabu. Pasar akan mencermati pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga dan risiko inflasi berikutnya.
Logam mulia lainnya turut menguat, dengan perak naik 2% menjadi US$59,37 per troy ounce dan platinum menguat 1,6% ke US$1.618,83. Selama dolar dan harga minyak tetap melemah, emas berpeluang mempertahankan kenaikan menjelang keputusan The Fed.(asd)
Sumber: Newsmaker.id