• Tue, Jun 2, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

28 May 2026 16:43  |

Emas Terpuruk, Bentrokan AS–Iran Ganggu Harapan Damai

Harga emas turun ke level terendah dua bulan pada Kamis (28/5) ketika bentrokan AS–Iran meningkatkan risiko gagalnya pembicaraan damai dan menjaga kekhawatiran inflasi tetap tinggi. Bullion sempat turun hingga sekitar 2% dan bergerak di bawah US$4.400 per troy ounce, sementara dolar yang menguat ikut menambah tekanan.

Militer AS dilaporkan menyerang sebuah lokasi militer dan target lain di sekitar Selat Hormuz. IRGC kemudian mengklaim menargetkan pangkalan AS yang digunakan untuk meluncurkan serangan tersebut. Presiden AS Donald Trump mengatakan ia “tidak puas” dengan negosiasi bersama Iran dan tidak menjelaskan langkah untuk memastikan pelayaran aman di Hormuz, yang menjadi salah satu titik sengketa utama. Di saat yang sama, kontrak minyak menguat.

Kenaikan energi akibat jalur Hormuz yang masih terhambat dinilai berpotensi menjaga inflasi tetap tinggi dan memaksa bank sentral menahan suku bunga lebih lama, bukan memangkas seperti yang banyak diperkirakan sebelum konflik. Kondisi suku bunga tinggi biasanya tidak menguntungkan emas karena tidak memberi imbal hasil, sementara dolar yang lebih kuat membuat emas lebih mahal bagi banyak pembeli.

Emas telah turun lebih dari 17% sejak konflik pecah pada akhir Februari, hampir menghapus kenaikan year-to-date. Gubernur The Fed Lisa Cook pada Rabu menegaskan inflasi bergerak ke arah yang salah dan ia siap mendukung kenaikan suku bunga jika kondisi itu berlanjut, memperkuat narasi kebijakan yang lebih ketat.

Sinyal pasar opsi juga menunjukkan posisi bullish melemah. Skew biaya untuk lindung nilai atau spekulasi kenaikan harga pada ETF emas terbesar dalam tiga bulan ke depan berada dekat level terendah sejak Desember, mengindikasikan minat mengejar kenaikan mulai berkurang.

Pada 10:05 waktu London, emas spot turun 1,4% ke US$4.390,28 per ounce. Perak turun 1,6% ke US$73,42, sementara platinum dan palladium juga melemah. Bloomberg Dollar Spot Index naik 0,1% dan mencatat kenaikan hari ketiga berturut-turut. (Arl)*

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai