Emas Bertahan di Dekat Puncak Dua Pekan, Dolar Melemah
Harga emas bergerak stabil di sekitar level tertinggi dua pekan, bertahan di atas US$4.790 per ons pada Kamis. Kenaikan ini memperpanjang reli empat hari, didukung pelemahan dolar AS di tengah harapan meredanya konflik Iran.
Sentimen pasar turut dipengaruhi sinyal dari Presiden AS Donald Trump yang mengindikasikan kemungkinan berakhirnya operasi militer AS di Iran. Perhatian investor kini tertuju pada pidato prime-time Trump yang jarang dilakukan, setelah konflik berlangsung lebih dari satu bulan.
Seorang pejabat Gedung Putih menyebut Trump diperkirakan akan memaparkan target penyelesaian operasi dalam rentang dua hingga tiga minggu. Perkembangan tersebut ikut mendorong harga minyak terkoreksi dari level tinggi sebelumnya, sekaligus membuat indeks dolar mundur dari puncak 10 bulan yang tercapai awal pekan ini.
Emas tercatat naik lebih dari 6% sepanjang pekan ini, menjadi kenaikan mingguan terbesar dalam 10 pekan terakhir. Penguatan terjadi ketika pelaku pasar menyeimbangkan kembali posisi mereka di tengah perubahan ekspektasi arah kebijakan moneter AS.
Fokus investor juga mengarah pada penilaian ulang jalur suku bunga Federal Reserve, dengan mempertimbangkan kombinasi faktor: potensi de-eskalasi geopolitik, kekhawatiran perlambatan pertumbuhan, serta risiko inflasi yang masih membayangi.(asd)
Sumber: Newsmaker.id