Emas Galak! Apakah Masih Layak Dibeli?
Emas menguat pada Senin, 22 Desember 2025 di sesi Asia dan naik sekitar 1% ke level $4.384 per ounce, sekaligus mencetak rekor tertinggi (all-time high/ATH). Kenaikan ini terjadi karena minat terhadap aset aman (safe haven) meningkat saat pasar menilai risiko global kembali meninggi.
Dari sisi fundamental, dorongan utama datang dari ketegangan geopolitik yang membuat investor lebih berhati-hati dan cenderung mengalihkan dana ke emas. Situasi ini memperkuat permintaan emas sebagai pelindung nilai ketika ketidakpastian meningkat.
Selain itu, faktor kebijakan moneter juga ikut menopang. Ekspektasi pasar bahwa arah suku bunga ke depan berpotensi lebih longgar membuat emas semakin menarik, karena emas tidak memberikan imbal hasil bunga sehingga biasanya diuntungkan ketika suku bunga dan imbal hasil obligasi cenderung turun.
Untuk pergerakan hari ini, emas masih berpeluang melanjutkan kenaikan apabila mampu bertahan di atas area rekor sebelumnya. Area yang paling diperhatikan pasar adalah $4.381–$4.385 sebagai zona kunci setelah tercapainya ATH.
Jika penguatan berlanjut dan harga mampu menembus dengan stabil, target kenaikan terdekat berada di sekitar $4.400, dengan potensi lanjutan ke $4.420. Namun, apabila terjadi aksi ambil untung, emas berpotensi terkoreksi ke area $4.350–$4.355, dan support berikutnya berada di sekitar $4.320 sebelum minat beli berpeluang muncul kembali.(asd)
Sumber:Newsmaker.id