• Thu, Jun 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

15 May 2026 00:32  |

Schmid: Inflasi Masih Risiko Utama, Minyak Mahal Tekan Daya Beli

Presiden Federal Reserve Kansas City Jeffrey Schmid menegaskan inflasi yang berlanjut tetap menjadi risiko paling mendesak bagi ekonomi AS, dan “jelas” bahwa tekanan harga masih terlalu tinggi. Ia menyampaikan pernyataan itu dalam pidato di konferensi industri perbankan pada Kamis (14/5).

Schmid menilai fundamental ekonomi AS masih solid dan menunjukkan ketahanan yang “luar biasa”, dengan pasar tenaga kerja yang dinilai tetap berfungsi efektif. Namun ia menggarisbawahi bahwa harga minyak yang tinggi tetap menekan daya beli rumah tangga dan menaikkan biaya bagi dunia usaha, meski ekonomi AS kini dianggap lebih kurang rentan terhadap gangguan minyak global dibanding masa lalu.

Dari sisi transmisi ke pasar, minyak mahal berpotensi memperpanjang tekanan inflasi dan mengurangi ruang pelonggaran kebijakan moneter. Dalam konteks suku bunga, inflasi yang “lengket” cenderung mendorong ekspektasi suku bunga bertahan lebih tinggi lebih lama, yang kemudian memengaruhi kondisi finansial dan biaya pendanaan.

Schmid juga mengatakan konsumsi masih menjadi pendorong utama aktivitas ekonomi, dengan kenaikan kekayaan (wealth gains) membuat banyak rumah tangga meningkatkan belanja. Di sisi korporasi, investasi bisnis tetap kuat, terutama pada belanja teknologi dan pembangunan infrastruktur AI.

Untuk stabilitas sistem, Schmid menilai kondisi sektor perbankan secara fundamental masih sehat. Ke depan, pasar akan memantau apakah tekanan inflasi kembali meluas melalui kanal energi dan jasa, serta apakah ketahanan konsumsi dan investasi tetap cukup kuat di tengah biaya energi dan suku bunga yang masih restriktif.(Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

FISCAL & MONETARY

Australia Pangkas Suku Bunga Tunai ke Level Terendah 2 Tahun...

Bank Sentral Australia (RBA) memangkas suku bunga tunai sebesar 25bps menjadi 3,85% pada pertemuan bulan Mei, pemangkasan suk...

20 May 2025 12:13
FISCAL & MONETARY

Bank of Japan Main Aman, Pengurangan JGB Bakal Dipangkas?

Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak disesuaikan pada 0,5% setelah tinjauan ke...

17 June 2025 08:18
FISCAL & MONETARY

Barkin: Inflasi “Menggembirakan”, Tapi Fed Belum Mau Bur...

Presiden Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, menilai data inflasi AS bulan Desember sebagai “menggembirakan”. Namun ia ...

14 January 2026 09:57
FISCAL & MONETARY

Kepala BOJ Berjanji Untuk Meneliti Dampak Tarif AS Dalam Men...

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan pada hari Rabu (9/4) bahwa bank sentral akan menganalisis dengan cermat bagaiman...

9 April 2025 08:28
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai