• Tue, Jun 2, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

22 May 2026 16:32  |

Iran dan Pakistan Diskusi Damai, Pasar Energi Tetap Tegang

Menteri Luar Negeri Iran bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Pakistan pada Jumat (22/5) untuk membahas cara menjembatani perbedaan antara AS dan Tehran terkait proposal penyelesaian perang yang telah berlangsung lebih dari dua bulan, menurut laporan media Iran. Pertemuan ini terjadi dua hari setelah Pakistan menyampaikan pesan terbaru AS kepada Iran, dengan Islamabad berperan sebagai mediator utama sejak awal konflik yang menelan ribuan korban dan menekan ekonomi global.

Menteri Dalam Negeri Pakistan Syed Mohsin Naqvi berupaya merumuskan kerangka kerja untuk mengakhiri perang dan menyelesaikan perbedaan kedua pihak. Sekretaris Negara AS Marco Rubio menyebut ada “tanda baik” dalam diskusi, meski ia memperingatkan untuk tidak terlalu optimistis dan menunggu perkembangan beberapa hari ke depan.

Sumber senior Iran menyatakan kesenjangan dalam negosiasi telah menyempit, tetapi muncul isu baru ketika laporan Reuters menyebut Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memerintahkan agar uranium yang diperkaya tidak keluar dari negara tersebut, memperkuat sikap keras Tehran terhadap tuntutan utama Presiden Trump. Gedung Putih membantah laporan tersebut sebagai informasi yang salah.

Konflik telah masuk ke fase gencatan senjata yang lebih panjang daripada fase awal serangan sejak Februari. Serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran memicu gelombang konflik di Timur Tengah, termasuk negara produsen energi utama di Teluk.

Selat Hormuz tetap hampir tertutup untuk lalu lintas kapal, sementara Trump menolak rencana Iran-Oman untuk sistem tol maritim, menjaga tekanan harga minyak tetap tinggi. Brent terakhir diperdagangkan di $105,75 per barel, jauh di atas level pra-perang sekitar $70. Dolar AS, sebagai safe-haven, juga menguat mendekati level tertinggi enam minggu.

Variabel yang perlu dipantau: kemajuan negosiasi AS-Iran, status Selat Hormuz, harga minyak global, dan pergerakan dolar AS. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai