• Mon, May 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

4 May 2026 12:46  |

Trump Buka Jalur Hormuz!

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa militer AS akan mulai memandu kapal-kapal keluar dari Selat Hormuz pada Senin waktu setempat. Operasi tersebut diberi nama “Project Freedom” dan disebut sebagai langkah untuk membantu kapal-kapal yang terjebak akibat konflik dengan Iran.

Operasi ini dilaporkan akan melibatkan sekitar 15.000 personel, kapal perusak berpeluru kendali, serta lebih dari 100 pesawat. Trump menyebut langkah-langkah tersebut sebagai bentuk bantuan kemanusiaan bagi negara, perusahaan, dan awak yang tidak terlibat langsung dalam konflik, tetapi terdampak oleh penutupan jalur pelayaran penting tersebut.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi paling strategis di dunia karena sekitar 20% pasokan minyak global melewati kawasan ini. Sejak konflik dimulai, ratusan kapal dilaporkan bertahan di sekitar jalur tersebut, sementara sejumlah awak mulai menghadapi keterbatasan makanan dan kebutuhan dasar.

Trump memperingatkan bahwa setiap upaya Iran untuk mengganggu proses ini akan mendapat tanggapan tegas dari Amerika Serikat. Pernyataan tersebut mengungkapkan kekhawatiran baru bahwa operasi kemanusiaan ini dapat berubah menjadi pemicu eskalasi militer jika terjadi benturan langsung di kawasan tersebut.

Di sisi diplomasi, Trump juga menyatakan akan meninjau proposal Iran untuk mengakhiri perang dalam waktu satu bulan. Namun, ia sebelumnya memberi sinyal bahwa usulan Iran belum tentu dapat diterima, terutama karena Washington masih menolak pembukaan kembali Selat Hormuz tanpa adanya kesepakatan lebih luas terkait program nuklir Teheran.

Situasi ini membuat pasar global tetap waspada. Jika operasi AS berjalan lancar, jalur pelayaran bisa mulai terbuka dan tekanan pada harga energi dapat mereda. Namun, jika Iran merespons dengan keras, risiko konflik baru dapat meningkat dan kembali mengguncang harga minyak, inflasi, serta sentimen pasar keuangan.

5 Poin Inti:

- AS akan mulai memandu kapal keluar dari Selat Hormuz melalui operasi “Project Freedom”.

- Operasi ini termasuk melibatkan personel militer, kapal perusak, dan lebih dari 100 pesawat.

- Trump menyebut langkah tersebut sebagai bantuan kemanusiaan bagi kapal yang terjebak.

- Iran belum memberikan respons resmi, tetapi risiko eskalasi tetap tinggi.

- Jika operasi terganggu, harga minyak dan ketegangan geopolitik berpotensi kembali melonjak.(asd)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai