Belanja Inggris Ngegas, Rekor 20 Bulan
Penjualan ritel Inggris melonjak 1,8% (m/m) pada Januari 2026, jauh melampaui ekspektasi pasar 0,2% dan lebih kencang dibandingkan 0,4% di Desember. Ini menjadi kenaikan bulanan terkuat sejak Mei 2024, dengan pemangkasan suku bunga dan inflasi yang semakin jinak serta meningkatkan kepercayaan konsumen. Data ini juga menandai dua bulan berturut-turut naik untuk pertama kalinya dalam enam bulan, memberikan dorongan tambahan bagi upaya pemerintah Tenaga Kerja menghidupkan ekonomi.
Pendorong utama datang dari toko non-makanan, terutama permintaan untuk karya seni dan barang antik. Penjualan online dan mail-order juga solid, dengan produk seperti suplemen olahraga dan perhiasan mencetak performa tinggi. Secara tahunan, volume penjualan ritel melonjak hingga 4,5% (y/y)—mendekati level tertinggi hampir empat tahun—naik dari revisi 1,9% pada bulan Desember dan melampaui perkiraan 2,8%. Dalam periode tiga bulan hingga Januari, volume penjualan naik tipis 0,1% dibandingkan tiga bulan sebelumnya dan 2,6% lebih tinggi dari setahun lalu.(Asd)
Sumber: Newsmaker.id