Pesanan Barang Tahan Lama AS Bekontraksi Sebesar 1,4%
Pesanan barang tahan lama (durable goods) di Amerika Serikat turun 1,4% (m/m) pada Desember 2025, menurut data yang dirilis terlambat. Penurunan ini lebih ringan dibanding perkiraan analis yang memproyeksikan kontraksi 2%, setelah sebelumnya pesanan naik tajam 5,4% pada November (revisi naik).
Pelemahan terutama dipicu penurunan 5,3% pada kategori peralatan transportasi, dipimpin anjloknya pesanan nondefense aircraft dan parts sebesar 25,9%. Komponen ini dikenal volatil, sehingga kerap membuat headline durable goods terlihat lebih ekstrem dari kondisi permintaan yang sebenarnya.
Di luar transportasi, data justru menunjukkan perbaikan. Pesanan di luar transportasi naik 0,9%, lebih tinggi dari ekspektasi 0,3%, setelah kenaikan November direvisi menjadi 0,4%. Namun jika mengecualikan pertahanan, pesanan turun 2,5% setelah lonjakan 6,6% pada bulan sebelumnya.
Untuk kategori investasi, pesanan capital goods secara umum turun 3,9%, tetapi ada titik terang di beberapa segmen. Pesanan defense aircraft dan parts naik 9,5%, dan komputer serta produk elektronik meningkat 3%, menandakan permintaan di sektor tertentu masih cukup solid.
Indikator yang banyak dipantau pasar sebagai proksi rencana belanja perusahaan—non-defense capital goods excluding aircraft—naik 0,6%, setelah naik 0,7% pada bulan sebelumnya (revisi naik). Secara tahunan, pada 2025 pesanan baru durable goods tercatat meningkat 7,8% dibanding tahun sebelumnya, memberi sinyal bahwa tren permintaan jangka panjang masih bertahan meski terjadi fluktuasi bulanan.(yds)
Sumber: Newsmaker.id